Saturday, 29 April 2017

Radiant Office (Korean Drama Review)

Radiant Office / Jachebagwang Opiseu / 자체발광 오피스

Cast on:
Go Ah Sung a.k.a Eun Ha Won
Ha Seok Jin a.k.a Seo Woo Jin
Lee Dong Hwi a.k.a Do Ki Taek
Kim Dong Wook a.k.a Seo Hyun
Hoya a.k.a Jang Kang Ho

Awalnya, aku tidak begitu suka dengan drama berbau tentang office. Karena aku tidak begitu mengerti dan malas untuk menontonnya. Namun drama ini memiliki jalan cerita komedi yang diperankan oleh Go Ah Sung. Aku pernah mendengar namanya namun tidak pernah menonton drama atau movie-nya. Ini kali pertama aku melihat akting dari Go Ah Sung. Sedangkan Ha Seok Jin, aku sudah banyak menonton drama-nya seperti Something About 1 Percent, ini peran kali berdua yang membuat Ha Seok Jin selalu menggunakan jas. Ha Seok Jin juga merupakan pria yang cerdas sehingga ia juga disebut sebagai sexy brain. Sama dengan Go Ah Sung, ini juga kali pertama aku melihat akting Lee Dong Hwi, Kim Dong Wook dan Hoya. Cerita awal yang dramatis membuatku berpikir, apakah cerita ini akan lebih baik untuk selanjutnya? Dan sekarang aku masih terus berlanjut menontonnya.

So, Eun Ha Won memiliki keinginan yang sangat kuat untuk bekerja kantoran walaupun ia sudah ditolak berkali-kali hingga 100x mencoba, ia tetap gagal. Alhasil, Eun Ha Won bekerja sebagai part time dimanapun sehingga ia memiliki banyak talenta dalam bekerja. Saat Eun Ha Won mendapatkan panggilan untuk interview, ia bertemu dengan Seo Woo Jin. Pria itu membuat Eun Ha Won kesal karena sikap dinginnya dan Eun Ha Won ditolak oleh perusahaan itu. Karena terlalu depresi, akhirnya Eun Ha Won menyerah dan ingin bunuh diri dengan cara terjun ke sungai Han. Namun gagal, karena ia diselamatkan oleh regu penyelamat dan dibawa ke rumah sakit. Setelah sadar dari pingsan, Eun Ha Won terkejut karena terbagun dirumah sakit dan ia tau bahwa ia tidak punya uang untuk membayarnya, Ketika Eun Ha Won ingin melarikan diri, ternyata ada dua pria yang memiliki keinginan sama dengannya, yaitu melarikan diri dari rumah sakit. Ketika ketiga-nya berhasil melarikan diri, mereka kembali menuju sungai Han untuk melakukan percobaan bunuh diri untuk kedua kalinya. Saat dirumah sakit, seorang dokter menyebutkan tentang perihal penyakit yang serius dan susah disembukan tapi karena mereka melarikan diri, jadi mereka tidak tau siapa diantara mereka yang diomongkan oleh dokter tersebut. Eun Ha Won berkenalan dengan dua pria tersebut bernama Do Ki Taek dan Jang Kang Ho.


Namun percobaan bunuh diri untuk kedua kalinya kembali gagal karena polisi, ambulan bahkan reporter datang untuk menyelamatkan mereka. Alhasil mereka bertiga masuk dalam berita dan ditonton oleh seluruh Korea Selatan tapi dengan wajah mereka diburamkan. Akhirnya mereka bertiga duduk disebuah kedai kecil untuk makan malam bersama dengan wajah yang muram. Esok harinya, Eun Ha Won mendapatkan telepon untuk panggilan interview pekerjaan. Dengan semangat, Eun Ha Won berharap kali ini ia akan berhasil. Ketika menunggu giliran interview, Eun Ha Won bertemu dengan Jang Kang Ho, mereka berdua terkejut karena bertemu tanpa disengaja. Dan lebih membuat Eun Ha Won terkejut, ia kembali bertemu dengan Seo Woo Jin yang kembali meng-interview Eun Ha Won. Melihat Eun Ha Won, Seo Woo Jin hanya menggelengkan kepala. Eun Ha Won mendapat firasat buruk bahwa ia kembali tidak akan diterima dan keluar dengan wajah muram. Ia bertemu dengan Jang Kang Ho lagi dan berjalan menuju loby kantor dan malah bertemu dengan Do Ki Taek yang juga duduk dengan wajah muram. Sekali lagi mereka berkumpul untuk makan siang bersama.


Ternyata, jalan berpihak pada Eun Ha Won, ia diterima diperusahan tersebut namun hanya sebagai intern masa percobaan selama 3 bulan. Yang anehnya, Eun Ha Won kembali bertemu dengan Do Ki Taek dan Jang Kang Ho, lebih parahnya lagi, Seo Woo Jin menjadi manajer mereka.

Cerita ini penuh dengan lika-liku saat bekerja disebuah perusahaan pada umumnya. Tapi dikemas dengan unik dan lucu jadi tidak membosankan. Didrama ini, Eun Ha Won menjadi bom waktu pembuat masalah, ia tidak suka akan ketidak-adilan sehingga ia tidak pernah tinggal diam. Benar-benar mengajarkan hal yang baik :) Okey, see u for next time, have a good long holiday everyone!

Friday, 28 April 2017

Berkirim Kabar ke Belahan Dunia Lain Part 2

Di postingan sebelumnya saya bercerita tentang keinginan untuk bisa mendapatkan postcard yang datangnya dari luar negeri. Ceritaku bisa diliat disini. Dan kemudian karena keinginan itu, aku akhirnya menemukan sebuah hobbi baru yang begitu menyenangkan. Namanya SnailMailing with Penpals. Kalau bahasa indonesianya berarti kirim-kiriman surat dengan sahabat pena (*ini arti yang gue buat sendiri). 

Kalau berbicara mengenai sahabat pena, istilah itu sempat sangat booming di tahun 1985. Sangking booming nya, istilah sahabat pena ini ada lagunya loh. Dinyanyikan oleh Boy Sandi berjudul Sahabat Pena. Pada masa itu, istilah sahabat pena memang memiliki gambaran kuat tentang tren anak-anak muda kala itu. Jangan tanya saya bagaimana rasanya kirim-kiriman surat dimasa itu, karena saya sendiri lahirnya tahun 90-an. Dulu zaman saya masih SD kira-kira tahun 2000-an, istilah sahabat pena pernah kubaca di Majalah Bobo. Kala itu aku masih gak tertarik untuk menulis surat. Secara... nulis karangan pas liburan saja susah apalagi nulis surat. Hehehehe

Dan sekarang di tahun 2017. Disaat orang-orang sudah asyik berchat ria di berbagai media sosial dan Aplikasi Messanger seperti BBM, Whats App, dan Line. Dimana kita tinggal ketik-ketik sebentar pake emoticon lucu dan klik send. Maka dalam sekejap mata, pesan tersebut sudah sampai ke orang yang kita tuju. Dimana dengan segala kemudahan dan kecanggihan tekhnologi memungkinkan kita untuk mengirim pesan singkat dengan cepat. Masih ada loh, orang yang suka menulis berlembar-lembar surat terus dikirim via Pos. Dimana prosesnya lama dan membutuhkan usaha yang lebih maksimal. Dimulai dari beli peralatan surat menyuratnya. Hunting amplop dan kertas surat cantik. Beli sticker cute, beli pensil dan pulpen warna warni. Abis itu nulis kata demi kata hingga berlembar-lembar, terus dimasukkin ke amplop plus cinderamata atau souvenir kecil. Setelah itu dimasukkan ke amplop. Ditempeli perangko. Dan dibawa ke Kantor Pos. Prosesnya panjang, terus nunggu surat balasannya lama. Tetapi disitulah letak serunya. Sangat berbeda dengan pesan messanger yang instan. Kalo kirim surat pake perangko, ketulusan hati penulis suratnya lebih terasa lewat tulisan tangan yang ia kirim. 

Surat-Surat yang Kukirim Keluar Negeri
Dengan usaha maksimal dan biaya yang gak murah, emang masih ada orang yang cari sahabat pena? Masih Ada. Salah satunya Yach... SAYA

Aku mulai masuk ke dunia surat menyurat ini sejak beberapa bulan yang lalu. Dan sekarang aku sudah punya penpals (istilah sahabat pena yang tinggal di luar negeri) yang tinggal di wilayah North Carolina USA, Ankara Turkey, Kuala Terengganu Malaysia, Quzhou China, Canada, Lithuania dan ada juga di Indonesia. Rasanya menyenangkan sekali. Feel so excited and amaziiing ^_^ 

Merangkai kata dan berbagi cerita dengan orang yang belum pernah kita temui. Berbagi perasaan suka dan duka. Berbagi pengalaman dan mimpi. Berbagi kisah pengalaman hidup dan banyak hal lagi. Rasanya kita punya saudara jauh yang tinggal di belahan dunia lain. Yang walaupun terlalu sulit untuk bisa bertatap muka, tetapi masih bisa saling mengirim kabar dan sapa lewat tulisan. Walaupun harus nunggu hingga berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sampai suratnya dibalas. Tetapi setiap suratnya datang, semua jerih payah menunggu itu terbayar lunas. Rasanya membahagiakan sekali. Saat pak pos datang dengan amplop cantik warna warni yang tertera nama kita diatasnya. 

Jadi hey kamu.. kenapa tak coba juga menulis selembar surat untuk dia.. Sang Pujaan hati yang telah lama kau kagumi itu?? sapa tau hatinya bisa luluh dengan tulisan tangan mu.. hehehe

Surat pertama dari Sahabat Pena di Malaysia

Surat Kedua datang dari North Carolina

Surat ketiga dikirim oleh teman di Austria


 #Menulislah walau hanya satu minggu satu cerita ^_^
                                         Memasuki Minggu ke 14

Thursday, 27 April 2017

Menulislah.. agar kenangan indah itu tak hilang oleh zaman

Beberapa waktu lalu, aku gabung dengan komunitas blogger. Berharap aku juga bisa seperti blogger-blogger kethje yang ada disana. Berharap juga agar salah satu resolusi ku untuk menulis lebih banyak dari tahun lalu bisa tercapai. 

Dan karena gabung dengan komunitas itu, aku mulai meng add beberapa akun facebook orang-orang yang juga memiliki minat yang sama denganku, yaitu ngeblog. Aku juga mulai memberanikan diri untuk share tulisan walaupun aku tak yakin ada yang membacanya. Hahaha. Aku juga mulai memberi comment di beberapa postingan blog saat Blogwalking. Hingga suatu hari salah satu teman FB bertanya di status nya "Disini berasal dari daerah mana aja?" Lalu aku pun ikut memberi comment disitu. Ku katakan kalo aku berasal dari Kota Makassar. Lalu si yang Punya FB bertanya "Mbak Blogger juga?" dan tiba-tiba aku terdiam sesaat, bingung mau jawab apa. Sebenarnya jawabannya cuma dua iya ato tidak. Tetapi aku bingung sendiri, kalau jawab iya berarti aku kepedeaan melabeli diriku dengan sebutan blogger sedangkan postingan di blog cuma secuil dan nulis saat mood sedang bagus saja. Mau jawab tidak, takut salah juga toh aku kan punya akun blog. Dan akhirnya setelah aku berpikir keras, aku hanya jawab "Saya baru buat blog mbak dan belum pantas disebut blogger". Barulah aku mulai merasa agak tenang.

Sebenarnya Blogger sendiri adalah istilah yang diberikan untuk orang yang menulis di blog. Hanya saja menurutku seseorang yang bergelar blogger hanya pantas disematkan pada orang-orang yang menulis di blog secara rutin, sudah punya penggemar tersendiri, blognya kethje dan enak dipandang, serta sering mendapat undangan untuk hadir di event-even tertentu. Dan diriku belum termasuk di dalamnya. Aku sendiri mulai suka menulis sejak kecil. Dan beralih menulis di blog sejak tahun 2015. Dan sampai sekarang aku menulis di blog saat mood ku sedang bagus saja. 

Aku selalu bahagia saat menulis. Menulis di jurnal, menulis di kertas surat, dan Menulis di Blog ini. Bagiku menulis di blog itu sarana relaksasi, sarana untuk menyalurkan isi hati dan pikiran, tempatku menyimpan kenangan dan sarana untuk mengenal diriku lebih dalam. Aku hanya berharap, orang-orang bisa mengenal diriku lewat tulisan-tulisan yang kubuat. Dan suatu hari nanti, apabila aku telah tak berada lagi di muka bumi ini, maka orang-orang yang kusayang bisa membaca lagi tulisan-tulisanku di blog ini. 


"Tahukah kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh. Jauh dikemudian hari" -Pramoedya Ananta Toer - Child of All Nations

Jadi kau.. mulai lah juga menulis. Bukan untuk siapa-siapa.. tetapi untuk diri sendiri dan untuk orang-orang yang kau cintai. Agar kenangan indah bersama mereka tak hilang ditelan zaman

Thursday, 20 April 2017

Review Buku Habiskan Saja Gajimu


Judul Buku           : Habiskan Saja Gajimu
Penulis                 : Ahmad Gozali
Penerbit               : Trans Media Pustaka
Cetakan                : Keempat, 2016
Tebal                    : 194 Halaman
ISBN                      : (13) 978-602-1036-10-5

       Sebuah buku keren yang berbicara masalah keuangan baru saja menjadi penghuni baru kamarku. Judul bukunya, "Habiskan Saja Gajimu". Kubeli beberapa waktu lalu. Covernya cool dengan dominasi warna hitam dan line Orange. Waktu melihatnya pertama kali, saya langsung jatuh hati padanya dan berpikir kalo kayaknya saya membutuhkan buku ini. Soalnya saya tipe karyawan dengan Gaji Dua Belas Koma. Yang Artinya tanggal Dua Belas, yang tersisa di ATM tinggal komanya aja. Yang Lainnya gak tau kemana T_T hahahaha. Buku dengan ketebalan hampir dua ratus halaman ini saya habiskan dengan membacanya satu kali duduk. Tidak memakan waktu lama, hanya sekitar dua jam. Pembahasannya tidak rumit. Sangat jelas dan sangat mudah dimengerti. Cuma penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin akan sulit. Tetapi yah..dicoba saja dulu.

        Buku ini ditulis oleh Ahmad Gozali. Beliau adalah seorang Financial Planner di Safir Senduk dari tahun 2003-2010. Beliau juga Sempat menjadi PNS setelah menuntaskan pendidikan di bidang Akuntansi. Kemudian Beliau mendirikan Zelts Consulting yang menangani banyak sekali kasus yang berkaitan dengan keuangan Syariah, haji, pendidikan anak, asuransi dan pensiun. Beliau juga sempat menjadi narasumber di acara "Mata Uang" di TV One. Selain membaca buku, kita juga bisa mendapatkan provokasi jenakanya tentang finasial melalui akun twitter @ahmadgozali dan blog beliau di www.gozali.id

Cek Review nya yuks,...

Buku ini terdiri dari tujuh Bab diantaranya: 
Bab 1 - Atur Uangmu sebelum uang mengatur hidupmu
Bab 2 - Jangan sisakan gajimu, habiskan saja!
Bab 3 - Habiskan uang mu di jalan yang benar!
Bab 4 - Golden Rules!
Bab 5 - Sama saja dong???
Bab 6 - Tapi...
Bab 7 - In Action

Hayoo,, penasaran kan isinya seperti apa? 

Buku ini sebenarnya mengajak kita untuk terlebih dahulu mengubah mindset kita. Dari yang awalnya, berusaha keras untuk menyisakan gaji untuk di tabung pada akhir bulan menjadi di awal bulan gaji dihabiskan saja, tetapi di jalan yang benar. Ingat ya di jalan yang benar, bukan di habiskan di Mall atau di Toko Online. heheheh

Nah setelah mindset kita ubah, selanjutnya adalah membagi penghasilan kedalam beberapa pos pengeluaran. Berikut beberapa pos pengeluaran yang diurutkan dari yang paling mendesak dan paling penting.


Pos Pertama: Pengeluaran Sosial (Pay Your God First)

Setelah mendapatkan gaji, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengeluarkan zakat atau sedekah. Karena penghasilan kita, ada 2,5% hak orang lain didalamnya. Idealnya, pengeluaran ini dilakukan pertama kali saat gaji sudah kita terima. Jangan menunggu setahun abis lebaran baru bayar zakat. Mengeluarkan uang untuk zakat atau bersedekah akan memberikan banyak manfaat diantaranya adalah sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat rezeki ini. Menimbulkan perasaan bahagia dalam hati karena diberi kesempatan untuk berbagi pada sesama. 

Ada banyak lembaga amil zakat yang terpercaya, diantaranya adalah Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa. Silahkan klik websitenya dan disana sangat jelas tertera tata cara perhitungan zakat dan pembayarannya serta program-program dari Dompet Dhuafa.Jika penghasilan kita belum mencapai nizab, maka boleh berbagi dengan bersedekah atau berinfak.

Sedekah bukan masalah seberapa besar harta yang kita miliki, tetapi seberapa besar rasa syukur kita dengan cara berbagi pada orang lain.  


Pos Kedua    : Pengeluaran Untuk Cicilan Hutang (Pay Your Loan)

Nah, pengeluaran pos kedua adalah pembayaran cicilan hutang. Adakah kira-kira orang yang hidup di zaman ini yang tak punya utang??? 

Mungkin saja ada, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Jika kamu termasuk yang tak memiliki hutang, saya ucapkan selamat. Itu berarti salah satu beban kehidupanmu berkurang. Karena hutang itu jadi beban tersendiri. Jika telat membayar hutang, akan timbul perasaan was-was. Makan dan tidur jadi tak tenang. Belum lagi ancaman bahwa hutang yang tak terbayarkan akan kita lunasi di akherat kelak dengan pahala yang kita punya. Dan jika pahala kita telah habis, sedangkan hutang kita masih tersisa, maka dosa orang yang kita masih berhutang padanya, akan ditransfer otomatis ke kita. iih ngeri banget. Na Udzubillah Min Dzalik


"Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (dihari kiamat nanti) karena di sana (di akherat) tidak ada lagi dinar dan dirham" (HR Ibnu Majah No.2414)

Jadi apabila kita terlanjur harus berhutang, saat hari gajian tiba, pengeluaran kedua setelah berzakat atau bersedekah yaitu kita harus bayar hutang segera. Jangan menunda.

Pos Ketiga    : Pengeluaran Untuk Saving atau Investasi

Apakah menabung atau berinvestasi perlu?? Perlu, perlu sekali malah. Karena kita tak pernah tahu tentang apa yang akan terjadi esok hari atau yang akan terjadi di masa depan. Jadi agar kita bisa lebih nyaman menikmati hari ini, sebaiknya kita mempunyai tabungan. Ini untuk jaga-jaga seandainya besok-besok tiba-tiba dapat musibah, sakit atau hal-hal buruk yang membutuhkan biaya. Nah, saat ada tabungan, kita bisa jadi lebih tenang karena ada dana cadangan yang bisa digunakan, tak perlu pusing atau kesana kemari untuk mencari pinjaman. Dari kecil kan kita sudah diajarkan untuk menyisihkan uang jajan di celengan, walau hanya sedikit lama kelamaan akan jadi bukit. Masa sekarang udah punya gaji sendiri malah gak punya tabungan? 

"Tak apa sedikit, yang penting dibiasakan saja dulu"

Pos Keempat : Pengeluaran Untuk Biaya Hidup

Yang namanya biaya hidup pasti sangat banyak sekali. Pintar-pintar kita untuk memilih mana yang memang dibutuhkan atau sekedar kita inginkan. Sebut saja biaya makan sebulan, biaya listrik, biaya air, biaya pulsa&kuota (*ini perlu supaya bisa nulis di blog),biaya bensin kendaraan, biaya sewa rumah dll. Kalo sekedar untuk nongkrong-nongkrong cantik, beli tas baru yang unyu, atau hal-hal yang mungkin tidak terlalu kita butuhkan, mungkin bisa ditunda dulu. Atau boleh beli untuk kesenangan diri atau memberi hadiah bagi diri sendiri bila berhasil melakukan sesuatu, misalnya berhasil posting 20 tulisan seminggu. Itu prestasi banget buat saya, secara saya nulis nya nunggu mood bagus. Jadi kalo dalam seminggu aku berhasil memposting lima tulisan, aku kadang memberi diriku sendiri hadiah berupa ice cream. Hihihi ^_^

Setidaknya ada tiga perbedaan yang terjadi jika kita mau berubah dari cara pandang "Menyisakan" menjadi cara pandang "Menghabiskan" uang di jalan yang benar. Pertama, Kita akan memiliki pola pikir yang mengayakan, bukan memiskinkan. Kedua, kita akan lebih sensitif terhadap alarm keuangan sehingga lebih cepat bereaksi dan mencari solusi. Dan ketiga, dengan pola menghabiskan, kita akan bisa memanfaatkan kenaikan penghasilan dengan efektif, bukan hanya digunakan untuk peningakatan konsumsi atau shopping. (hal.117)

Jadi yah, karena sekarang sudah pertengahan bulan. Berarti setengah bulan kita gajian. Yeay..berarti bisa dari sekarang menghitung berapa anggaran yang akan kita sedekahkan, berapa anggaran yang akan kita pakai untuk membayar hutang, berapa anggaran yang akan kita tabung, dan berapa anggaran untuk membiayai hidup sebulan. Jadi daripada disisakan, mending kita habiskan saja. hehehe



# Menulislah walau hanya 1 Minggu 1 Cerita
Masuk ke Minggu 13

Wednesday, 19 April 2017

Jalan-Jalan ke Losari dengan Go-Car

Weekend dan Hari Libur itu selalu istimewa buat pekerja sepertiku. itu menjadi hal yang paling kutunggu-tunggu setelah gajian, hahahah. Padahal dulunya, waktu masih berstatus pengangguran pasca kuliah, aku lumutan di rumah gara-gara bingung nggak tau mau ngapain. Waktu itu aku berdoa semoga bisa segera mendapatkan pekerjaan. Terus bisa ngerasain kerja di ruangan Ber AC. Ngerasain berangkat dari pagi terus pulang sore. Abis itu ngerasain stress dan sibuknya pas akhir bulan. 

Dan.. Jeng Jeng.. doaku terkabul. Aku sudah punya pekerjaan, Alhamdulillah... Walaupun bukan di perusahaan besar, tp lumayanlah sudah punya penghasilan sendiri. Belajar banyak hal dari awal. Sekarang sudah benar-benar merasakan susahnya jadi karyawan. Berangkat pagi pulang malam, hampir tiap hari. Bertatapan dengan layar komputer berjam-jam. Meja kerja dipenuhi tumpukan kertas dan stress yang muncul kadang-kadang. Dibandingkan merasa stress, aku malah lebih banyak merasa jenuh dan bosan, karena pekerjaan tiap hari itu-itu saja. Dan weekend adalah waktu yang paling kutunggu-tunggu. Karena di hari libur dan weekend aku benar-benar bisa istirahat. Meluruskan punggung, merasakan nikmatnya tidur siang. Bisa baca novel yang beratus-ratus halaman. Bisa melakukan hobby seperti menggambar, menulis atau menonton drama korea. Sekali-kali keluar rumah untuk mengikuti seminar, duduk berjam-jam di toko buku, atau mengujungi teman atau kerabat. 



Dan Weekend kemarin aku memutuskan untuk mengajak adikku jalan-jalan ke pantai Losari. Adikku sudah berada di Makassar sejak beberapa bulan yang lalu, dan sekalipun aku belum pernah mengajaknya jalan-jalan kesana. Alasannya, karena aku bingung mau naik transportasi umum apa kesana (*nasib gak bisa bawa kendaraan sendiri). Kalo mau naik pete-pete, aku bingung harus naik Pete-Pete apa. Kalo mau naik Bus Trans Maminasata, berarti sampai losari nya tengah hari atau sore hari. Karena, Busnya biasa mulai beroperasi jam 10 pagi. Sedangkan aku maunya pagi-pagi sekali. Trus kalo mau naik Taksi, aduh pasti bakal mahal banget. Dan, ternyata ada pilihan lain yang bagus dan murah. Ada Go Car. Yes,, aku pun langsung mengunduh aplikasinya dari Playstore. Aplikasinya lumayan mudah untuk dipahami. Tinggal set dimana kita mau dijemput, terus pilih lokasi yang akan kita tuju, dan ongkos nya langsung terpampang pada layar. Supaya lebih hemat, aku membayar dengan Go Pay. Jadi cerita kita transfer uang ke GO Pay bisa via ATM, Sms Banking, atau langsung TopUp dengan driver Go Car nya. Lalu setiap transaksi yang kita lakukan, akan dipotong dari uang yang kita setorkan di awal. Kalo memakai Go Pay, ongkosnya lebih murah daripada bayar Tunai. Aku yang dijemput di wilayah Hertasning menuju ke Pantai Losari, cukup bayar Rp 20.000 saja dengan Go Pay. Lebih hemat kan?


Jadi tinggal buka aplikasi Go-Jek. Pilih lokasi jemputan dan lokasi tujuan, lalu muncul harga yang harus dibayar. Kalo harganya sudah cocok tinggal klik pesan Go Car. Dan sistem akan otomatis mencarikan kita driver yang paling dekat dengan lokasi kita. Cukup menunggu beberapa menit, dan Driver Go Car nya akan menelpon untuk memastikan bahwa kita mau dijemput dimana. Untuk memastikan, Sistemnya akan mengirimkan Nama Driver, Foto, dan Nomor Plat Mobilnya. Menurutku lumayan aman seh. Tetapi tetap pastikan untuk berangkat bersama Mahram atau punya teman seperjalanan.







Dan hanya beberapa menit menunggu, Mobil Go Car nya udah datang menjemput. Alhamdulillah dapat driver yang baik. Bawa mobilnya pelan dan hati-hati sekali, walaupun pagi itu jalanan agak sepi. Karena aku dan adikku berangkat sebelum pukul 7 pagi. Dan yeay,, aku akhirnya bisa menginjakkan kaki lagi disana setelah sekian lama, hahaha. 



Senang sekali bisa melihat senyum di wajah adikku hari itu. Dan sama seperti hari minggu lainnya. Pantai Losari di Minggu pagi selalu penuh sesak dengan orang-orang. Aku sendiri terakhir menginjakkan kaki di Losari itu tahun lalu. Sekarang sudah semakin rapi. Spot untuk selfie semakin banyak, hehehehe. 






Senam Aerobik ibu-ibu
Hari itu ada banyak sekali kegiatan. Mulai dari senam pagi, acara komunitas, acara bersih-bersih oleh karang taruna, Ada acara persatuan apoteker, dan masih banyak lagi. Karena masih lumayan pagi, aku hanya berjalan-jalan santai sambil menghirup banyak-banyak udara pagi. Ini jadi relaksasi tersendiri buat diriku. Hal ini bisa membuat urat-urat syaraf yang tegang selama enam hari kerja menjadi agak mengendur. Menyenangkan rasanya menimati semilir angin di pagi hari, Memandangi orang yang berlalu lalang, dan ikut terbawa dengan energi positif orang-orang yang berada disana. Anak-anak yang berlarian gembira, Wanita paruh baya yang bermandi keringat setelah senam, pasangan suami istri yang mendorong kereta bayi, dan masih banyak lagi. Yang pasti wajah mereka semua menunjukkan kebahagiaan. Walaupun aku tak tahu masalah apa yang terjadi dalam hidup mereka saat ini. 

Tetapi ada satu pengalaman kurang mengenakkan saat berkunjung ke losari. Jadi ceritanya waktu itu, setelah puas jalan kesana kemari dan selfie-selfie. Aku lalu mengajak adikku mencari sarapan pagi. Waktu itu aku ingin sekali menyantap bubur ayam, tetapi setelah mencari kemana-mana, aku tidak melihat satu pun penjual bubur ayam. Karena perut sudah mulai keroncongan, aku memutuskan untuk makan cemilan pisang epe dulu. Lumayan untuk mengganjal perut. Pilihanku jatuh pada warung tenda yang letaknya menghadap kelaut tak jauh dari Mesjid Terapung Amirul Mukminin. Sepertinya ibu yang jualan juga ramah. Maka akupun langsung duduk dan memesan dua porsi pisang epe dan dua porsi jus buah. Tak lama, pisang epe yang kami pesan sudah berpindah dari piring masuk ke dalam perut. Hahahha, soalnya dari tadi sudah kelaparan. Aku pun beranjak dari tempat duduk dan menuju ke tempat pembayaran. Seingatku dulu harga pisang Epe itu Rp 8.000,-/porsi nya dan untuk Jus buah sekitar Rp 10.000,-/gelas. Tetapi pas bertanya berapa yang harus kubayar, aku agak kaget karena aku harus membayar Rp 80.000,-Berarti untuk satu porsi Pisang Epe dan Jus nya itu Rp 40.000,- Wuah itu lumayan mahal menurutku.. Syukur aku bawa uang lebih di dompet. Jadi walaupun agak mahal, aku masih sangguplah membayarnya. Tetapi aku kapok banget makan di tempat itu lagi. Lalu aku memberanikan diri untuk bertanya kenapa bisa sampai semahal itu. Lalu ibu itu menjelaskan bahwa lapak yang mereka pakai untuk jualan disewa Rp 1.000.000,- untuk tiga hari. Ya udahlah kalo seperti itu. Toh Pisang Epe nya tadi sudah jadi penyelamat disaat perut ku benar-benar keroncongan. Hahahahaha

Perjalanan seperti ini seru sekali. Aku merasa jadi mirip sama turis-turis yang berkunjung ke negara lain. wkwkwkkwkw... 

"Jadilah turis di kotamu sendiri, nikmati setiap perjalanan, rasakan atmosfer berbeda dengan memperhatikan detail-detail yang sering luput dari pandangan mata. Langkahkan kakimu mengikuti arah angin berhembus, tersenyumlah pada setiap orang yang kau temui, dan syukuri nikmat kehidupan ini"





































Thursday, 13 April 2017

Belajar Bersyukur dari Drakor Radiant Office

Hufffttt... beberapa bulan lalu, rasanya kepalaku mau pecah gara-gara kantorku kedatangan tim audit. Sejak mulai kerja sebagai karyawan tiga tahun lalu, baru kali ini ngerasain diperiksa sama tim audit. Ternyata ribet bener.. semuanya harus mengikuti alur Standar Operasional Perusahaan (*Ya eyalah). Melenceng sedikit akan kena pertanyaan bermacam-macam. Belum lagi semua jurnal yang kubuat haruslah memiliki bukti pendukung dan lampiran. Jika tidak, siap-siap beri alasan yang bagus kenapa itu bisa terjadi. Dan parahnya, aku mendapatkan diri melakukan beberapa kesalahan pengetikan yang ternyata berakibat buruk. Kesalahan yang tidak kusadari ini membuatku ingin menghilang sejenak dari bumi. Aku merasa benar-benar bodoh dan sangat tak becus kerja. Rasanya ingin buat surat resign langsung. Tetapi kalo seperti itu berarti aku seorang pengecut yang lari dari masalah. 

Hufftt,,, lalu kemudian aku nemu drakor baru judul nya Radiance Office. Eh, tiba-tiba aku ngerasa dapat suntikan semangat baru abis nonton Drakor ini.
Source: KoreanDramaupdate youtube.com
Check review nya yuukss..
Drama korea dengan Judul Radiant Office ini mulai tayang sejak 15 Maret lalu dan akan direncanakan tayang sebanyak 16 Episode. Sedangkan untuk minggu ini baru akan tayang eps 9 & 10. Drama korea ini bergenre Office, Romance, Komedi yang menceritakan tentang perjuangan seorang gadis bernama Eun Ha Won (diperankan oleh Ko Ah Sung). Di usianya yang ke 28 tahun, Eun Ha Won belum memiliki pekerjaan tetap. Ia selalu gagal di sesi Wawancara. Hingga di lamaran kerjanya yang ke 100 ia bertemu dengan sosok Seo Wo Jin (diperankan oleh Ha Seok Jin). Seo Wo Jin adalah seorang manajer eksekutif yang dikenal sangat tegas dan Perfeksionis. Hal yang paling di benci oleh Seo Wo Jin adalah karyawan baru yang diterima lewat jalur koneksi. Ia lalu ditugaskan untuk wawancara calon karyawan baru. Saat Manajer Seo membaca CV Eun Ha Won, Ia mengatakan kalo Eun Ha Won tidak memenuhi kualifikasi standar untuk diterima sebagai karyawan karena belum punya pengalaman kerja sama sekali kecuali menjadi pegawai paruh waktu (part time job) dibeberapa tempat.
Seo Wo Jin


Source: dramafever.com (Eun Ha Wo dan Seo Wo Jin)
Eun Ha Won lalu menjelaskan bahwa lewat pekerjaan paruh waktu ia belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, dan kesabaran dalam menangani tiap pelanggan. Eun Ha Won lalu diminta berdiri di sudut ruangan selama sesi wawancara, untuk membuktikan bahwa ia memiliki tekad kuat untuk bisa diterima. Eun Ha Won mengiyakan. Ia berdiri berjam-jam selama proses wawancara berlangsung. Ia pun merasa bersemangat dan optimis akan diterima karena salah satu pewawancara mengatakan bahwa ia adalah karyawan yang dicari perusahaan. Tetapi beberapa hari kemudian, perusahaan tersebut telah mengumumkan karyawan baru yang lolos. Dan ternyata Euh Ha Won tidak diterima di perusahaan tersebut. Itu berarti ia telah gagal di percobaan ke 100 kalinya ia melamar kerja. Ia lalu berpikir bahwa penyebab kegagalannya adalah Manajer Seo. 

Ia merasa sangat putus asa hingga memutuskan untuk melompat di Jembatan Sungai Han. Sementara berada di atas Jembatan, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Saat akan mengambil ponsel di sakunya, tiba-tiba kakinya tergelincir hingga ia pun masuk ke dalam air. Di saat dirinya tenggelam, ia masih sempat melihat email yang masuk ke Ponselnya. Disana tertera kalau ia lolos seleksi berkas dan berhak mengikuti wawancara kerja di Perusahaan Hauline.
Eun Ha Won tenggelam di Sungai Han 
Syukurlah saat Eun Ha Won terjatuh di sungai Han seseorang melihatnya dan ia pun dilarikan ke Ruang UGD Rumah Sakit. Disana Eun Ha Won ditangani oleh Dokter Seo Hyun (diperankan oleh Kim Dong Wook). Saat Eun Ha Won tersadar, ia mendengar percakapan para dokter bahwa salah satu pasien yang berencana bunuh diri menderita penyakit parah dimana sisa hidupnya tinggal beberapa bulan lagi. Eun Ha Won merasa sangat syok mendengar percakapan dari dokter tersebut. Ia lalu melihat Do Ki Taek (diperankan oleh Lee Dong Hwi), pasien yang berada di seberang tempat tidurnya. Ternyata Do Ki Taek malam itu juga berencana bunuh diri. 

Do Ki Taek lalu mengajaknya kabur dari rumah sakit, karena mereka berdua sama-sama tak punya uang untuk membayar biaya rumah sakitnya. Disaat telah berhasil kabur dari rumah sakit, mereka berdua lalu bertemu Jun Kang Ho (diperankan oleh Hoya Infinite). Kang Ho ternyata mengikuti mereka berdua sejak dari ruang UGD tadi. Ia juga adalah salah satu pasien yang berencana bunuh diri malam itu. Mereka lalu lagi saling bertukar cerita mengapa mereka memutuskan untuk bunuh diri. Ternyata masalah mereka serupa. Mereka sama-sama stress dan depresi berat gara-gara belum memiliki pekerjaan tetap. Parahnya salah satu dari mereka ternyata mengidap penyakit parah dan hanya bisa bertahan hidup beberapa bulan lagi. 


Dokter Seo Hyun
Beberapa hari kemudian, takdir mempertemukan ketiga orang tadi. Mereka bertiga sama-sama mengikuti wawancara kerja di Perusahaan Hauline. Dan beruntungnya mereka bertiga kemudian sama-sama lolos dan diterima sebagai pegawai kontrak. Ternyata keberuntungan mereka bertiga disebabkan kebaikan hati Dokter Seo Hyun yang merupakan anak dari pemilik perusahaan tersebut. Tanpa sengaja, Dokter Seo Hyun berpapasan dengan ketiga pasiennya tersebut di pintu masuk perusahaan. Dokter itu lalu meminta tolong pada GM Park untuk meloloskan ketiga anak muda yang merupakan mantan pasiennya tersebut.

Bergabungnya mereka bertiga di perusahaan Hauline tidak serta merta membuat hidup ketiganya nyaman. Ternyata perjuangan mereka untuk terus bertahan sebagai pegawai kontrak tidak mudah. Tiap hari ada saja masalah yang timbul. Mulai dari belajar beradaptasi di tempat baru. Mengenal karakter para rekan kerja yang tak semuanya baik. Menghadapi para senior yang bertindak semena-mena. Terus diremehkan karena mereka hanya pegawai kontrak yang masa kerjanya hanya tiga bulan. Dan masih banyak lagi.  
Eun Ha Won yang bekerja keras
Eun Ha Won yang baru pertama kali bekerja di sebuah perusahaan besar seperti Hauline, berusaha sangat keras untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Tetapi ada-ada saja hambatan yang harus ia lewati. Belum lagi ia terus merasa resah karena belum tahu penyakit apa yang dideritanya saat ini. Tetapi syukurlah dia punya kawan berjuang yaitu Do Ki Taek dan Jung Kang Ho yang tahu betul kondisi Eun Ha Won saat ini.

 Kang Ho dan Ki Taek
Konflik yang terjadi semakin parah, karena GM Seo Wo Jin akhirnya tahu bahwa ketiga pegawai kontraknya diterima lewat jalur koneksi. Dan hal itu adalah sesuatu yang paling dibenci oleh GM Seo Wo Jin. Ia lalu meminta ketiganya meminta untuk membuktikan bahwa mereka memang benar-benar layak untuk diterima sebagai karyawan. Selain perjuangan ketiga pegawai kontrak tadi ada juga masalah perebutan kekuasaan oleh GM Park sebagai ketua Tim Penjualan dan GM Seo sebagai ketua Tim Pemasaran. Keduanya bersaing ketat untuk membuktikan diri bahwa mereka adalah tim terbaik. 
Dept.Penjualan vs Dept Pemasaran

Sesi pemotretas karyawan Hauline

Seo Wo Jin vs Seo Hyun
Suka sekali sama drama korea ini. Sedikit berbeda dengan beberapa drama korea yang saya saksikan belakangan ini, yang lebih memilih genre fantasi. Sedangkan drama korea ini mengangkat tema Real life, tentang gambaran kenyataan hidup yang sebenarnya. Bahwa tak semua yang kita lihat itu sesuai dengan kenyataan aslinya. Kita harus melihat lebih dekat agar bisa lebih mengerti dan memahami tentang kehidupan orang lain. Selain itu drama korea ini mengajarkan bahwa dalam hidup tak semuanya bisa kita dapat dengan mudah. Selalu ada harga yang harus kita bayar untuk sebuah kesuksesan.

Saya bersyukur karena sebuah nikmat luar biasa kita bisa hidup dengan tubuh yang sehat. Walaupun pada akhirnya suatu hari nanti kita semua akan mati, tetapi mengetahui bahwa diri kita sehat membuat kita jadi lebih bersemangat menjalani hari. Aku bersyukur karena setidaknya aku tak harus melamar kerja sampai 100 kali baru keterima. Aku bersyukur karena walaupun aku tak bekerja di perusahaan besar, tetapi aku punya rekan-rekan kerja yang luar biasa. Dari mereka aku belajar banyak hal. Aku bersyukur atas segala nikmat hidup yang kuterima saat ini. Aku belajar dari Eun Ha Won, untuk terus meyakini bahwa hari ini adalah hari yang luar biasa. Walaupun tak ada alasan untuk berbahagia, cukuplah kesempatan untuk bisa menikmati anugerah hidup di hari ini membuatku tersenyum karena ada orang diluar sana yang tak bisa menikmati indahnya hari ini, sebab jatah hidup mereka cuma sampai kemarin T_T. Yups.. mari tetap semangat.. walaupun hidup ini sulit, kita harus tetap harus berjuang, dan tak lupa untuk terus berbahagia.

Saya jatuh hati sama sosok Seo Wo Jin yang nyebelin tp menggemaskan dan sosok Dokter Seo Hyun yang sangat tampan saat tersenyum. Keduanya mempesona. Liat ahjussi - ahjussi ini, saya jadi lupa sama oppa oppa ganteng. Hahahaha...Tetapi selain itu saya suka sekali sama Ost. Radiant Office yang dibawah ini. Lagu ini dinyanyikan Hyun Jin Ju. Saya gak tau arti lagunya apa, tetapi saat dengar lagu ini rasanya saya ikut merasakan rasa sedihnya Eun Ha Won karena mengetahui sisa hidupnya tidak lama lagi. Tetapi dia tak punya pilihan lain selain berjuang untuk melewati sisa hidupnya dengan hati bahagia. 

Recommended korean drama for you...

                                      Source : Youtube.com

Wednesday, 12 April 2017

Strong Woman Do Bong Soon (Korean Drama Review)

Strong Woman Do Bong Soon / Himssenyeoja Dobongsoon 힘쎈여자 도봉순

Cast on:
Park Bo Young a.k.a Do Bong Soon
Park Hyung Sik a.k.a Ahn Min Hyuk
Ji Soo a.k.a In Gook Doo

Drama jumat-sabtu ini hanya cukup 1 kata, kocak dan seru! Sampai-sampai temen sekantor juga pada nonton dan ceritain ini drama dengan semangat hingga tertawa lepas. Drama ini akan segera tamat diminggu ini, karena hanya tersisa 2 episode. Bagi yang tidak suka menunggu episode per episode, kamu bisa nonton ini diminggu depan setelah semuanya lengkap. Park Bo Young, aku sudah mengetahui namanya sejak movie Speed Scandal bersama Cha Tae Hyun. Wanita ini mungil dan cantik, aku suka melihat matanya yang besar kayak bulan. Park Bo Young juga bermain dalam drama Oh My Ghostest, siapa yang fans dengannya pasti tau dengan drama romantis ini. Berpindah ke Park Hyung Sik, ia yang baru saja memerankan drama Hwarang menjadi lead actor dan sekarang ia mendapatkan peran main actor. Walaupun aku tau akting-nya bagus namun ini pertama kalinya ia menjadi pemeran utama tapi sejauh ini, ia benar-benar menakjubkan. Siapa yang tidak mengenal Ji Soo? Pria ini memerankan drama Moon Lovers: Scarlet Heart Ryeo menjadi pangeran ke-14. Pangeran tampan satu ini juga memiliki akting yang bagus sehingga drama ini terasa begitu lengkap.


Do Bong Soon merupakan wanita gagah perkasa, keluarganya memiliki kekuatan turunan yang luar biasa. Tetapi kekuatan itu hanya diturunkan pada wanita saja. Ibu Do Bong Soon juga memiliki kekuatan tersebut namun ia terlalu tamak untuk menjadi atlit angkat besi dan banyak memenangkan piala dengan kekuatannya itu. Saat Do Bong Soon lahir, saking terlalu kuat-nya, ia meninju sang dokter dengan kepalan kecilnya. Ia membuat banyak kehebohan dengan kekuatannya sejak kecil. Saat disekolah menengah, ia jatuh cinta dengan anak baru bernama In Gook Doo namun ia harus patah hati ketika mengetahui In Gook Doo sudah memiliki seorang kekasih. Sedangkan Ahn Min Hyuk merupakan pemilik sebuah perusahaan besar, ia mendapatkan ancaman melalui telepon untuk mengundurkan diri dari pencalonan CEO perusahaan ayahnya. Yang paling tidak disangka oleh Ahn Min Hyuk, pelakunya adalah kakaknya sendiri yang selama ini ia hormati.


Ahn Min Hyuk melihat Do Bong Soon pertama kali ketika ia menghajar semua preman disuatu tempat. Ahn Min Hyuk meminta Do Bong Soon untuk menjadi bodyguard dan menjaga dirinya. Dan disaat itu juga dimulai penculikan para wanita oleh seorang pria sadis yang menghajar seorang wanita dengan besi. Hingga suatu saat, penculik itu ingin menghajar saudara sepupu Do Bong Soon, beruntung, Do Bong Soon berhasil menyelamatkannya. Sejak itu, penculik merasa marah dan ingin balas dendam pada Do Bong Soon. Kehidupan romantis antara Do Bong Soon dan Ahn Min Hyuk benar-benar sangat lucu dan manis.

Drama ini sangat cocok untuk ditonton diakhir pekan, kenapa? Drama ini bisa menghilangkan rasa stress walaupun hanya sedikit. Park Bo Young sangat lucu didrama ini. Wajib nonton punya ini drama! Selamat bekerja sebelum besok liburan panjang, annyeong!

Saturday, 8 April 2017

Kisah tentang Pengembara terbodoh di dunia



        
Pada zaman dahulu kala ada seorang pengembara yang melakukan sebuah perjalanan. Ia mendapat julukan sebagai pengembara bodoh. Mengapa??? Karena ia sering tertipu oleh orang yang ditemuinya. Suatu hari ia melalui sebuah perkampungan. Di kampung itu ia lalu bertemu seorang ibu tua yang meminta tolong karena anaknya sakit. Sang Pengembara lalu memberikan uang pada ibu tersebut. Sang ibu tua tadi lalu mengucapkan banyak terima kasih lalu segera berlalu. Keesokan harinya Sang Pengembara lalu bertemu seorang anak laki-laki kecil yang meminta tolong karena sudah berhari-hari tidak makan. Ia pun memberikan bekal makanan yang masih tersisa untuk dirinya kepada anak tersebut. Lalu setelah itu datang seorang nenek tua renta meminta sepatu yang ia gunakan karena kakinya merasa kedinginan. Lalu ia pun memberikan sepatunya. 

        Cerita kebaikan hati Sang Pengembara pun beredar di seluruh kampung. Orang-orang lalu datang menemuinya dan mengarang cerita-cerita sedih untuk mengambil keuntungan dari Sang Pengembara. Lambat laun seluruh harta Sang Pengembara habis. Sehingga yang tersisa pada diri Sang Pengembara hanyalah selembar kain untuk menutup tubuhnya. Walaupun begitu Sang Pengembara tetap tersenyum bahagia karena telah membantu orang lain. Setiap memberikan sesuatu pada orang lain, ia akan tersenyum dan berkata: Semoga anda bahagia. 
      Kini Sang Pengembara sudah tak punya apa-apa lagi. Ia lalu melanjutkan perjalanannya dan memasuki sebuah hutan. Di sana ia bertemu dengan siluman yang sangat kelaparan. Siluman itu ingin memakan tubuh Sang Pengembara. Maka ia pun memohon pada Sang Pengembara dan menggunakan kata-kata manis untuk menipunya. Dan tentu saja Pengembara itu tertipu. Ia kemudian memberikan tangannya untuk disantap Sang Siluman. Tetapi siluman memohon untuk menyantap tangan satu lagi. Maka Sang Pengembara memberikan tangan satu lagi. Tetapi Sang Siluman masih belum kenyang dan meminta untuk menyantap kaki Sang Pengembara. Dan Sang Pengembara tetap memberikannya. Sehingga yang tersisa hanya kepala Sang Pengembara. Sang Siluman juga sudah memakan mata Sang Pengembara. Karena sudah kenyang, Sang Siluman mengucapkan terima kasih pada Sang Pengembara. Dan Berkata, "Berkat kau, aku merasa kuat kembali. Sebagai imbalannya, aku akan memberikanmu hadiah ini". Ia lalu meletakkan kertas di dekat kepala Sang Pengembara lalu Siluman itu pergi begitu saja. Ternyata Sang Siluman meninggalkan selembar kertas yang bertuliskan "Dasar Manusia Bodoh"



Sang Pengembara yang tidak bisa melihat tulisan itu dan tak tahu apa-apa lalu menangis haru. Sang Pengembara merasa begitu bahagia karena telah menolong Sang Siluman. Air mata harunya terus mengalir karena mendapat hadiah dari Sang Siluman. Itu pertama kalinya ada seseorang yang memberikan hadiah padanya. Dia berkata "Terima Kasih. Terima Kasih. Aku sangat senang. Terima Kasih. Semoga kamu terus berbahagia". Air mata bahagianya itu terus mengalir deras. Hingga ia pun meninggal dengan senyum bahagia di wajahnya. 

Kisah pengembara bodoh ini diselipkan di Film Anime Fruit Basket (Silahkan baca review nya disini). Mari berpikir sejenak tentang sikap Sang Pengembara itu. Apakah Sang Pengembara ini benar-benar bodoh sehingga tidak tahu kalau orang lain menipunya??? Tentu saja Tidak. Sang Pengembara mungkin saja tahu kalau orang itu menipunya dan hanya ingin mengambil keuntungan dari dirinya. Hanya saja... Sang Pengembara benar-benar tak sanggup jika harus mengabaikan orang lain yang meminta tolong padanya disaat dirinya masih memiliki kemampuan untuk membantu. 

Aku sendiri tak menganggap bahwa dia orang yang bodoh. Aku malah sangat respek terhadap kebaikan hati Sang Pengembara. Sang Pengembara itu telah melakukan tugas nya dengan sangat baik sebagai manusia. Ia hidup bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Dia tak pernah berpikir tentang masalahnya sendiri. Tetapi juga tentang masalah orang lain. Dia membantu orang lain bukan karena terpaksa, tetapi karena ia memang benar-benar ingin melakukannya. Kebahagiaanya adalah ketika bisa melihat senyum orang lain.

Bagi orang lain, hal itu pasti dianggap sebuah kebodohan. Bagaimana mungkin kita memikirkan masalah orang lain, sementara diri kita sendiri tak lepas dari masalah. Bagaimana mungkin kita membantu orang lain, sedangkan diri kita sendiri pas-pas an? Disitulah letak kebesaran hati Sang Pengembara. Ia tak pernah merasa ditipu atau dibodohi. Sang Pengembara hanya berpikir tentang bagaimana cara membantu orang lain dengan apa yang ia punya. Bagi Sang Pengembara kebahagiaan sejati adalah ketika bisa memberi kebahagiaan pada orang lain. Dan di jaman sekarang, baik hati itu dianggap sebuah kebodohan. Kenapa? Karena banyak sekali orang diluar sana, yang sangat senang mengambil keuntungan dari si baik hati ini. 

Kehadiraan orang-orang seperti Sang Pengembara ini akan membuat dunia ini menjadi lebih indah disaat orang-orang saling sikut menyikut untuk menaikkan jabatan. Orang-orang seperti Sang Pengembara akan membuat dunia ini menjadi lebih ceria disaat orang lain saling tikam menikam untuk mempertahankan hidupnya sendiri. Orang-orang seperti Sang Pengembara hidup bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Ia berusaha keras untuk menjadikan hidupnya yang cuma sekali ini menjadi lebih bermakna dan tidak hanya numpang lewat saja. Semoga aku pun bisa membuat hidupku yang cuma sekali ini tidak hanya numpang lewat saja. Tetapi juga bisa memberi arti besar bagi kehidupan orang lain.

Rasullulah Saw pernah bersabda bahwa "Sebaik-baik manusia adalah Yang Paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain". 



Recommended Movie - ABSURB ACCIDENT (提着心吊着胆)

Judul Film              : Absurb Accident Sutradara                : Li Yu He Pemeran                 : Chen Xi Xu, Ye Gao, Suxi Ren, Cao Ru...