Tuesday, 30 August 2016

Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 2

Jin Sung menemuii Dr Lee Young Oh, ia berkata kalau ia hanya ingin menghabiskan waktu bersama Dr Lee YO. tidak masalah jika jika Dr Lee YO tidak memiliki perasaan cinta untuknya. namun Dr Lee YO hanya terdiam, ia pergi tanpa melihat Jin Sung yang menangis. seorang pasien sarkoma ewing masuk RS, istri pasien meminta pengobatan untuk suaminya, ia memohon pada Dr Hwang. namun Dr Lee YO yang saat itu lewat akhirnya menyanggupi untuk merawat pasien sarkoma ewing tersebut di Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 1

Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 2

beautiful mind episode 12

Dr Lee YO memberikan surat persetujuan kepada pasien penderita sarkoma ewing. "operasinya akan sulit, jika operasinya tidak berhasil, kau akan menjalani sisa hidupmu sebagai tunadaksa yang bergantung peda respirator" Dr Lee YO mengingatkan pasien akan konsekuensi yang akan dilalui pasien. si pasien tersenyum "apa yang ingin ku ketahui adalah tentang dirimu, tak ada dokter yang merekomndasikan operasi yang sangat beresiko. ini artinya beresiko bagi pasien, tapi bukankah itu juga beresiko bagi si dokter? tanggung jawab, kehormatan. maka reputasimu juga nanti memburuk. kenapa kau menyetujui operasi ini?" pasien bertanya-tanya tentang keputusan yang diambil oleh Dr Lee YO. istri pasien yang berada di sampingnya menegur suaminya.. baginya yang penting suaminya mendapatkan perawatan lebih lanjut. "jangan pikirkan tentang dia, dia ini seperti mesin operasi, dia ingin terkenal, dia ingin menunjukkan pada dunia kalau dia bisa melakukannya" si istri mengutarakan pendapatnya. kemudian si istri hendak terjatuh, sang suami memperlihatkan rasa khawatirnya, mendengar suaminya yang perhatian, si istri menc**mi wajah suaminya. pasien merasa malu pada Dr Lee yang melihat mereka. ia meminta Dr Lee memahami tingkah istrinya. "mana yang harus ku maklumi? mesin operasi yang ingin terkenal? atau kau bermesraan di depanku?" tanya Dr Lee datar. si istri tiba-tiba berubah serius, yang penting Dr Lee bisa tetap membuat suaminya tetap di sampingnya. "tolonglah suamiku, agar bisa hidup sedikit lebih lama lagi" pinta sang istri "tandatangani surat persetujuannya, setujuilah kalau kau akan mengikuti keputusan dan caraku." jawab Dr Lee YO. dan si istri pun menendatangani surat yang diajukan oleh Dr Lee YO...

Dr Hyun di ruangannya bersama dengan Jin Sung. "sepertinya ini bukan waktunya pemeriksaan rutinmu" kata Dr Hyun. Jin Sung melakukan pemeriksaan karena dia telah dipindahkan ke divisi kejahatan dan kekerasan. "aku tidak ingin kondisi jantungku membuatku gagal" katanya. Dr Hyun bersyukur karena Jin Sung dipindahkan ke divisi yang menjadi impiannya. kemudian Jin Sung pamit pergi. "aku akan menelponmu kalau hasil pemeriksaannya sudah keluar." janji Dr Hyun...

pasien sarkoma ewing sedang dibawa menuju ruang operasi, istrinya juga mengantarkannya. tiba-tiba si istri minta berhenti. ia tidak ingin suaminya menjalani operasi yang terlalu beresiko itu. dokter dan perawat yang membawa pasien menjadi terkejut. "tapi kau sudah menandatangani perjanjiannya" sahut Dr Yang. namun si istri tetap berkata agar suaminya tidak melakukan operasi itu. Dr Lee membenarkan perkataan si istri. ia menanyakan lagi apakah operasi itu dihentikan atau tidak. si istri menjawab "iya" bersamaan dengan suami yang menjawab "tidak". istrinya meminta pasien agar memikirkannya lagi. "aku takut" kata si istri... namun suaminya berpesan agar ia tenang. ia akan kembali. si istri menangis dan marah karena suaminya tidak menuruti perkataannya. dan pasien itu akhirnya menjalani operasi.

"maafkan dia dokter, karena dia perempuan yang belum dewasa. aku dianggap segalanya olehnya. meski aku berpenyakit seperti ini. dia pun sangat berarti bagiku. kami juga tidak penya kerabat atau keluarga lain. itu sebabnya kami selalu mengarahkan segalanya, kami hanya berusaha untuk saling melindungi. karena ituah aku tidak boleh menyerah atas operasi ini. aku harus melihat anakku, aku ingin tahu apa ia bisa dipercaya untuk melindungi istriku. dengan begitu aku bisa mati dengan tenang" pesan pasien. ia pun meminta Dr Lee YO berjanji... dan operasi pun dimulai.



direktur Lee GM bersama presdir Oh. "kudengar Dr Lee YO sedang menjalani operasi yang sangat beresiko. dia seperti kau. kau pasti mendidiknya sehingga dia menjadi seperti itu" kata presdir Oh. ia kemudian menanyakan keputusan direkur Lee GM. harus memilih antara melepaskan penelitian obat regenartif ke Green Pharmacy atau ia akan menceritakan semua kebenaran kepada Dr Lee YO. direktur Lee GM diam...

sementara itu, istri pasien sarkoma ewing menunggu dengan cemas di luar ruang operasi. Dr Lee Gm keluar. si istri langsung menanyakan keadaan suaminya. Dr Lee menjawab jika operasinya berjalan lancar. tumornya sudah diambil. si istri bertanya bagaimana keadaan suaminya "ya sejauh ini baik" Dr Lee menunjukkan suaminya yang dibawa keluar. is istri langsung menuju ke suaminya yang masih tertidur karena bius...

beautiful mind episode 12

the genk berkumpul membicarakan kesuksesan Dr Lee YO mengoperasi pasien sarkoma ewing. Dr Yang datang. kemudian semuanya menanyakan bagaimana keadaan pasien. Dr Yang memasang wajah sedih. ia kemudian berkata bahwa tidak perlu dijelaskan lagi, the genk bertanya-tanya maksud perkataan Dr Yang. dasar Dr Yang suka bercanda. ia akhirnya dengan tersenyum mengatakan bahwa operasinya berjalan baik. dan pasien juga mulai membaik." ia hari ini mau jalan-jalan" kata Dr Yang. "apa? jalan-jalan?" semuanya kompak menanyakan hal yang sama.

sepasang suami-istri itu pamit ke Dr Lee YO untuk jalan-jalan membeli pakaian bayi. Dr Lee Young Oh menyaratkan agar mereka segera kembali ke RS. seorang perawat mendorong kursi roda pasien dan si istri mendekat pada Dr Lee YO "aku ingin menc**mu kalau boleh. tapi jika aku melakukan itu, suamiku pasti cemburu" ujarnya "syukurlah kalau begitu" jawab Dr Lee. kemudian si istri berterimakasih pada Dr Lee YO. dan turut pergi menyusul suaminya. Dr Lee YO masuk ke ruang kerjanya.

Direktur Lee GM datang ke ruang kerja Dr Lee YO. Dr Lee YO menyiapkan minuman untuk Direktur Lee GM. ia datang kesana untuk menanyakan kondisi pasien. "operasinya pasti berjalan lancar karena dia sekarang sudah bisa jalan-jalan" ujar Direktur Lee GM. "tidak juga, tumor yang tidak terdeteksi sudah menjalar ke seluruh tulang belakangnya" jawab Dr Lee GM. "lalu, kenapa kau memperbolehkannya keluar?" direktur Lee GM bertanya-tanya. "dokter tidak menyelamatkan hidup seseorang, dia hanya memperpanjangnyanya" pernyataan Dr Lee YO membuat direktur terkejut. "berdebat, tertawa, makan dan bicara. orang biasanya cenderung bisa berbahagia dengan kegiatan seperti itu. kebahagiaan yang tak pernah ku rasakan. tidak pernah ku pelajari" Dr Lee mengungkapkan pemikirannya. sedangkan direktur Lee mengingatkan Dr Lee akan resiko yang ia ambil karena operasi itu. "aku harap pengobatan radiasi bisa berhasil." sahut direktur Lee GM, karena sedari awal Dr Lee YO berniat mengobati pasien dengan radiasi.

sepeninggal direktur Lee GM, Dr Lee YO membuka laci mejanya. ia melihat sapu tangan, tutup botol dan kertas lotre pemberian Jin Sung.... dan alasan kenapa ia menolong pasien adalah karena ucapan istri pasien sarkoma ewing yang sama dengan Jin Sung, Jin Sung berkata padanya saat di lift, kalau ia ingin menghabiskan waktu bersama Dr Lee YO. sedangkan istri pasien ingin suaminya hidup lebih lama agar bisa bersamanya selama mungkin. bisa memberinya waktu yang banyak. "menghabiskan waktu bersama seseorang" gumam Dr Lee YO.

dan pasien sarkoma ewing yang jalan-jalan bersama istrinya masuk lagi ke RS dalam kondisi yang kolaps... istrinya menangis sambil membawa belanjaan dan memegang perutnya. ia menyesal mengajak suaminya jalan-jalan. Dr Lee YO segera datang ke ruangan pasien... ia berjanji pada pasien untuk menangani pasien dengan segenap tenaga, sementara pasien dengan lemah meminta maaf karena tidak mematuhi peringatan Dr Lee YO. ia meminta agar Dr Lee YO membiarkannya menggendong bayinya sekali saja. Dr Lee YO berjanji. ia akan memberikan pengobatan secara radiasi. namun ia juga memnta pasien berjanji untuk menuruti keputusan yang diambil Dr Lee YO untuknya. dan tidak menyerah untuk pengobatannya... "apa kau bisa?" tanya Dr Lee YO. pasien mengangguk.

the genk membicarakan pengobatan radiasi yang diambil Dr Lee YO untuk pasien sarkoma ewing. beberapa ada yang setuju, yang lain tidak setuju. dan Dr Soh salah satunya. menurutnya kondisi pasien tidak memungkinkan untuk menerima pengobatan radiasi. "ia akan menderita edema dan kesulitan bernafas" tandas Dr Soh tegas.

beautiful mind episode 12

dan benar saja. pasien mengalami sesak nafas. "radiasi akan menyebabkan edema. tapi tenang saja" kata Dr Lee YO pada pasien. ia kemudian memerintahkan untuk memberi masker oksigen pada pasien dan juga obat. Dr Lee YO meminta pasien untuk mengingat janjinya agar tidak menyerah. ia akan berusaha sekuat tenaga... Dr Lee YO keluar dari ruangan. istri pasien memarahi Dr Lee YO... "dengar, suamimu adalah orang yang memahamimu. kalau bertingkah seperti anak kecil seperti sekarang, aku saja tidak tahan terhadapmu." kata Dr Lee YO. si istri dengan menangis menjelaskan bahwa yang ia butuhkan adalah suaminya yang bisa menghabiskan waktu bersamanya saat ia sehat, bukan terbaring tak berdaya seperti hendak meninggal. "au berjanji pada suamimu untuk membiarkannya menggendong anaknya sekali saja. jadi aku akan berusaha yang terbaik. aku ingin kau bertahan sama seperti suamimu. tidak ada pengobatan ajaib di dunia ini yang bisa memperpanjang hidupnya tanpa rasa sakit" jelas DR Lee YO sambil memegang bahu istri pasien...

ketua Kang, Dr Chae dan presdir Oh sedang bersama. ketua Kang mengeluh tentang direktur Lee GM yang membuat masalah karena tidak menyetujui obat regenerasi dibeli patennya oleh Green Pharmacy, biasanya Dr Lee YO yang membuat masalah, sekarang direktur Lee juga membuat masalah. "apa dia punya penyakit keturunan atau apa?" tanya ketua Kang. presdir Oh meyakinkan ketua Kang kalau direktur Lee GM tidak akan bertahan dengan keputusannya. ketua Kang penasaran sebenarnya rahasia besar apa yang akan membuat Direktur Lee GM mengubah keputusannya. presdir Oh terdiam. ia tidak ingin menjawab, Dr Chae langsung berkata kalau rahasia besar akan memiliki kekuatan kalau masih terjaga kerahasiaannya. akhirnya ketua kang menyerah dan tidak ingin mengorek lebih jauh rahasia tentang Direktur Lee GM dan Dr Lee YO.. akankah Direktur Lee GM menyerah karena ingin rahasianya tetap terjaga??? lanjut ke Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 3

Friday, 26 August 2016

Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 1

Jung Han Mo, teman Dr Yang akhirnya sembuh dan bisa keluar dari RS. ia memberi hadiah berupa sepatu kepada Dr Yang. sayangnya Jung Han Mo kembali ke RS karena terjatuh dari gedung sementara itu, ia tak bisa diselamatkan lagi. sementara Dr Lee yang ketakutan mendapatkan jawaban perasaannya, ternyata mendapat respon dari Jin Sung. Jin Sung mau mencoba menjalin hubungan dengan Dr Lee YO di sinopsis beautiful Mind Episode 11 Part 3

Sinopsis Beautiful Mind Episode 12 Part 1

Dr Lee GM hendak mengoperasi Lee YO kecil, namun temannya mencegahnya. "Dr Lee YO, tidak bisa begini, kau tidak bisa menyeret anak ini dalam operasi berbahaya karena anakmu" kata temannya. "kau tidak dengar? orang tuanya meninggalkannya" jawab Dr Lee GM. 
 ---- seusai operasi ----
"bukankah seharusnya kita katakan dulu kepada walinya?" tanya teman Dr Lee GM. "aku walinya mulai saat ini" kata Dr Lee GM sambil berwajah tegang

seorang anak kecil laki-laki sedang menggambar... ia adalah Lee YO kecil. "aku senang, dokterku muncul seperti malaikat dan mengoperasiku, lalu dia menjadi ayahku, dia pasti menyukaiku, aku sangat bahagia" katanya. endflashback


sinopsis beautiful mind episode 1 sampai 14

Direktur Lee Gm masuk ke kantor ketua Kang menanyakan tentang kebenaran investasi asing untuk RS Hyunsung "apa itu berarti kita tidak punya hak lagi atas penelitian pengobatan regeneratif dan sel induk? apa perusahaan farmasi multinasional yang akan punya hak terhadap penelitian ini?" tanya direktur Lee GM. ketua Kang mengiyakannya, karena dengan begitu ia akan memiliki Hyunsung Grup."kami sudah berusaha banyak untuk penelitian ini, kita tidak bisa menyerahkannya begitu saja pada orang-orang yag hanya peduli pada uang. tak bisakah kau mempertimbangkannya?" pinta direktur Lee GM, namun ketua Kang memasang muka tak acuh. direktur Lee GM memohon, ia bahkan berlutut di hadapan ketua Kang, namun ketua Kang berkata bahwa ia hanya ingin mempertemukan direktur Lee dengan teman lamanya, Oh Young Bae.... "lama tak berjumpa temanku" sapa presdir Oh yang berada di sampingnya. presdir Oh yang memberikan investasi untuk RS Hyunsung... Direktur Lee Gm terbelalak melihat teman lamanya ada di sana. "anakmu telah tumbuh dengan baik, dengan lobus frontalis yang rusak, dia bisa berempati" ungkap presdir Oh. direktur Lee GM terdiam.


Dr Lee dan Dr Kim Min Jae berada di ruangan yang sama, Dr Lee hanya diam sambil menyeduh minuman, sementara Dr Kim Min Jae mengajak Dr Lee berbicara mengenai hasil MRI yang masih sama, meskipun sekarang akhirnya Dr Lee sudah bisa mengerti perasaan orang lain. Dr Lee pasti penasaran apa yang terjadi dengan dirinya "tidak juga, aku baru tahu bagaimana perasaan yang sementara dan tak menentu bisa mengubah orang lain. akhirnya aku tahu sekarang. itu sudah cukup bagiku" jawab Dr Lee YO. "inilah yang selalu kau katakan :bibirmu bisa berbohong, tapi tubuhmu...." Dr Kim Min Jae kemudian menuju ke tempat Dr Lee menuang air di teko ke cangkir "tidak bisa berbohong" lanjut Dr Kim Min Jae menghentikan Dr Lee menuang air yang sudah penuh ke cangkir. "baiklah, pasien mana yang harus ku operasi untuk menentukan pendapatku saat ini?" tanya Dr Lee

seorang wanita mengeluh mukanya sakit semua, serasa dipotong pisau atau kebakaran. Dr Kim Min Jae menjelaskan bahwa pasien memiliki tumor otak, tapi sudah dioperasi setahun yang lalu, dan dia mengalami nyeri wajah yang kronis. pasien menangis tersedu-sedu di hadapan Dr Lee. "bu, kesakitan di wajahmu sudah diangkat. itu sudah diangkat saat operasimu setahun yang lalu." jelas Dr Lee. si ibu memegang wajahnya dan berteriak kesakitan. ia masih merasa sakit melanda mukanya. "istilah medisnya adalah nyeri neuropatik (kerusakan saraf yang sering tidak disadari sebagai penyakit), sebagai gantinya otakmu membuat merasakan sakit yang tidak pernah ada" jelas Dr Lee YO. Dr Kim Min Jae melihat keduanya. si ibu marah, ia mengatakan kalau Dr Lee sama seperti yang lainnya, menganggapnya gila. padahal ia benar-benar merasakan kesakitan. kemudian wanita itu berlari keluar...  "mungkin, penderitaan memang harus dirasakan. apa artinya hidup tanpa penderitaan. itulah yang ingin dia katakan sebenarnya. Lee Young Oh, hanya kau yang baik padaku tanpa alasan. tapi saat aku tau kau cuma pura-pura saja, rasanya hidupku juga palsu. aku marah. dan ternyata tidak hanya marah, aku juga sakit" ungkap Dr Kim Min Jae. "apa maksudmu dengan sakit?" tanya Dr Lee YO. Dr Kim menjawab bahwa jika suatu hari nanti Dr Lee YO akhirnya bisa merasakan emosi. ia berharap jika Dr Lee juga mampu menerima rasa sakit yang pernah ia rasakan. ia kemudian meminta Dr Lee YO memulai lagi dari awal "bisakah kita memulai semuanya dari awal?" tanya Dr Kim Min Jae....

sinopsis beautiful mind episode 1 sampai 14

Direktur Lee GM sedang bersama presdir Oh. Direktur Lee menanyakan alasan presdir Oh muncul di depannya., presdir Oh menjawab bahwa ia mereka bergabung dengan Green Pharmacy. namun diektur Lee menolak "kenapa kau tak mau bekerja denganku?" tanya presdir Oh. direktur Lee GM menjawab bahwa ia sudah cukup tahu sepak terjang perusahaan farmasi milik presdir Oh, yang mereka perdulikan bukan kesehatan pasien. saat pasien kehidupannya di ujung tanduk, mareka hanya perduli untuk menaikkan harga obat. mereka juga akan berlaku seperti itu jika obat regenaratif jatuh ke tangan Green Pharmacy. "pasien akan meninggal bukan karena penyakitnya, tapi karena kau menaikkan harga obatnya . aku tidak akan membiarkanmu melakukannya terhadap apa yang telah aku pertaruhkan selama ini" Direktur Lee berbicara dengan nada sangat geram. namun, presdir Oh mengancam akan memberitahukan segalanya yang direktur Lee rahasiakan kepada Dr Lee YO "apa dia tahu kalau dia jadi psikopat karena dirimu? apa dia tahu kalau itu karena malpraktek?" tanya presdir Oh, mendengar itu direktur Lee langsung mengepalkan tangannya.

Jin Sung berada di RS, ia sedang menelpon. namun rupanya yang ditelpn tidak kunjung mengangkat telponnya. setibanya di depan lift, banyak orang berada dalam lift. pintu lift hendak menutup, ia pun buru-buru ikut masuk. di dalam lift, Jin Sung masih menelpon. namun lagi-lagi tidak diangkat. Jin Sung menghela napas. ternyata yang ditelpon adalah "Wi-Fi" nya. ia menghubungi lagi Dr Lee YO. saat itu semua orang berbondng-bondong keluar dari lift. ia mengira ia sendirian berada di lift, ternyata ada seseorang di pojok lift. dan ia melihat Dr Lee YO ada di sana. "maaf" Jin Sung membuka percakapan. namun Dr Lee YO bergeming. "kenapa kau tidak mengangkat telponmu?" tanya Jin Sung cepat, Dr Lee YO hanya diam. dan saat itu bel lift berbunyi, Dr Lee hendak keluar, Jin Sung segera menghadang Dr Lee "aku sudah memikirkannya. kau lebih pintar dan pandai bicara daripada aku. aku tidak bisa menang kalau berdebat kan, bisakah kita tidak mempersulit situasi kita? apa yang ku inginkan dan ingin ku lakukan bagimu adalah menghabiskan waktu bersama. aku ingin menghabiskan waktu bersamamu. apa itu tidak cukup?" kata Jin Sung. Dr Lee hanya diam, ia kemudian keluar dari lift dan berjalan tanpa menoleh. pintu lift menutup, Jin Sung menangis...

sinopsis beautiful mind episode 1 sampai 14

"ini sarkoma ewing (kanker ganas yang paling sering timbul di bagian tulang) di tulang leher. haruskah aku berkata padanya kalau dia akan lumpuh dan membutuhkan respirator semasa hidupnya? istrinya pasti sakit mendengar hal itu." kata Dr Yo melihat hasil rontgen seorang pasien. the geng sedang membicarakan seorang pasien yang kemungkinan hidupnya sangatlah kecil. ia memiliki seorang istri yang sedang hamil 8 bulan. mereka adalah pengantin baru. "apa sesulit itu menjelaskan pada pasienmu?" tanya Dr Hwang... Dokter yang lain menyerahkan pasien itu pada dokter Hwang karena perkataannya... Dr Hwang menyesali apa yang dikatakannya... akhirnya ia yang harus menjelaskan keadaan pasien kepada keluarganya.

"ini sarkoma Ewing di C3, kau terkena tumor. bedah di area sangat berseiko" Dr Hwang berbicara kepada psaien dan istrinya yang sedang hamil. "dia harus membutuhkan respirator selama sisa hidupnya. jika tumor menyebar ke saraf tulang belakang, cuma pengobatan radiasi satu-satunya cara." kata istri pasien., Dr Hwang kaget karena pasien mengetahui dengan benar penyakit suaminya. "jika edema (kelebihan volume cairan) terjadi, kau tak bisa berbuat apapun lagi. apa aku salah?" tanya si istri pada Dr Hwang, saat itu Dr Lee YO lewat dan  mendengarkan perbincangan keduanya. "kau sepertinya mengerti apa yang kau bicarakan tadi" jawab Dr Hwang. "kami sudah ditolak oleh 12 sampai 13 RS dengan alasan yang sama. apa aku harus melanjutkan lagi?" tanya si istri. suaminya tersenyum, ia memegang tangan istrinya. "bukankah dia pintar?" sanjung sang suami sambil tersenyum. "dokter, kau pasti salah. aku bukannya meminta pertolonganmu untuk menyembuhkan penyakitnya" Dr Hwang menunduk mendengar perkataan si istri. "aku tidak memintamu mengulur waktunya selama 10 tahun, aku memintamu untuk memperpanjang hidupnya sampai aku melahirkan. waktu agar kami bisa menghabiskan waktu bersama" lanjut si istri, mendengar itu Dr Lee YO menoleh pada si wanita. si wanita ingin agar suaminya bisa hidup sebulan lagi agar bisa melihat anaknya lahir. Dr Lee YO mendekati mereka, dan berkata bahwa ia yang akan menangani operasi pasien.

geng dokter berdiskusi tentang sikap nekat yang diambil Dr Lee YO. karena operasi itu akan terlalu beresiko. "kenapa tidak kemoterapi saja?" tanya Dr Yo. sementara itu, direktur Lee GM menemui Dr Lee YO di ruang tempat melihat hasil MRI. ia menanyakan kenapa Dr Lee berani mengambil operasi yang peluang hidupnya sangat kecil. karena biasanya ia memilih pasien dengan probabilitas hidup yang tinggi. "aku sangat penasaran akan alasan kenapa aku melakukan operasi ini" jawab Dr Lee YO, ia kemudian pergi meninggalkan direktur Lee GM. direktur Lee teringat percakapannya dengan presdir Oh, "bagaimana jika Dr Lee YO tahu rahasia yang kau sembunyikan darinya?..." tanya presdir Oh. bagaimana dengan nasib pasien sarkoma swing??? lanjut ke sinopsis beautiful mind episode 12 part 2

Thursday, 25 August 2016

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 3

untuk mengatasi defisit pendapatan RS, ketua Kang melakukan perampingan tenaga kerja. ia berencana mengganti pekerja berpengalaman bergaji besar dengan tenaga kontrak. pegawai yang cuti dan cuti hamil akan dimutasi, dan perawat Jang menjadi salah satu pegawai yang mendapat mutasi itu. malangnya, ada kasus yang membuat nama baiknya tercemar di sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 2

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 3

sinopsis beautiful mind episode 1 -14

Dr Yang sedang berada di kamar Han Jung Mo, ia melihat temannya dengan perasaan sedih. Dr Lee YO masuk dan menanyakan keadaan pasien. "ia dibawa kesini karena kekurangan gizi, dan sekarang menderita syok anafilaksis" jelas Dr Yang. Dr Lee memeriksa mata pasien. "temanku ini, bahkan tidak mampu membayar pemeriksaan kesehatan." lanjut Dr Yang dengan nada sedih. "teman? apa dia temanmu?" tanya Dr Lee YO. "ya, dia dan aku teman satu sekolah. dia temanku". jawab Dr Yang. Dr Lee YO mengangguk, ia masih memeriksa pasien, Dr Lee melihat pipi pasien yang memerah. Dr Yang memberitahu bahwa pasien memiliki sariawan di mulutnya, ia juga menderita nyeri sendi. Dr Lee memeriksa apa yang dikatakan oleh Dr Yang, dan benar, pasien mengaduh sakit saat sendinya dipegang.

Dr Yang melihat barang-barang milik Han Mo, ia melihat sepatu basket usang. mata Dr Yang berkaca-kaca, "dokter, kami selalu mengeluh soal kerja yang sangat berat, tapi dia...." Dr Yang tak bisa melanjutkan perkataannya, ia bersedih. "kau khawatir karena dia temanmu atau apa kau mengasihani dia karena dia miskin? kalau kau melibatkan emosimu, kau tidak akan menemukan penyebab syok anafilaksis itu." kata Dr Lee YO, Dr yang mendengarkan dengan seksama. "kau bilang, kau tidak melihat perawat Jang tidak melakukan tes alergi kulit kan?" tanya Dr Lee, Dr Yang terdiam dan mengiyakan. "dimana perawat Jang?" tanya Dr Lee lagi. Dr Yang tidak mengetahui keberadaan perawat Jang.

ternyata perawat Jang sedang menghadap ke Dr Chae, beberapa perawat berada di sana. perawat Jang meminta waktu agar pemutasiannya diundur, ia tidak ingin pergi dengan tuduhan seperti itu, karena ia tidak melakukan kesalahan apapun. ia sudah melakukan yang terbaik untuk RS Hyunsung. "dia mengalami syok anafilaksis. apa lagi yang harus aku katakan? kalau mempersulit ini, itu akan merusak reputasi RS dan kau dicap sudah melakukan malpraktek." kata Dr Chae. "dia tidak melakukan kesalahan apapun" sahut Dr Lee yang berjalan mendekati mereka.

"apa yang terjadi pada pasien bukan kesalahan perawat Jang, itu juga bukan malpraktek. ternyata dia tidak menderita kekurangan gizi. dia menderita lupus. wajahnya terbakar matahari sangat parah karena sensitivitas terhadap cahaya itu gejala lupus, sariawan dan nyeri sendi juga gejala lupus" lanjut Dr Lee YO. "dia menderita lupus? kalau begitu seharusnya tidak diberi unasyn" perawat Jang berkata dengan penuh kekhawatiran. dokter Lee membenarkan, hal itu terjadi karena tidak ada perawat yang berpengalaman di ruang UGD, itu adalah ulah pekerja yang tidak melihat riwayat medis pasien. jadi penyebab sebenaranya adalah rencana pemotongan anggaran oleh ketua Kang. Dr Chae hanya diam. "perawat Jang tidak merugikan RS ini. dia asisten bedahku. perawat Jang, apa kau masih berpikir untuk membantuku dalam operasi pasien Kang?" tanya Dr Lee pada perawat Jang. "aku akan menyiapkan ruang operasinya" kata perawat Jang.

operasi pasien Kang pun berjalan, bayinya lahir dengan prematur namun sehat. dan pasien Han Jung Mo pun sudah sembuh dari syok anafilaksisnya. Dr Yang memberinya cermin. Jung Mo tersenyum sendiri melihat wajahnya di cermin. pipinya sudah tidak memerah lagi "apa kau senang? kenapa kau tersenyum pada bayanganmu di cermin?" tanya Dr Yang bahagia melihat Han Mo tersenyum. "aku tidak tersenyum. seorang dokter pasti tahu bagaimana mengobati penyakit." jawab Jung Mo. ia tertawa lebar melihat pipinya yang sudah normal. Dr Yang juga ikut tertawa...

sinopsis beautiful mind episode 1 -14

direktur Lee GM menemui ketua Kang, ia meminta agar ketua Kang membatalkan reoragnisasi pegawai. "kesalahan pegawai tidak berpengalamanlah yang menyebabkan malpraktek, keluhan akan menimbulkan tuntutan hukum dan biaya hukum akan membebani RS" kata direktur Lee GM yang kemudian memberikan laporan tentang reorganisasi pegawai yang tidak menguntungkan RS kepada ketua Kang, "ah, kau ternyata belajar lebih cepat dari yang ku kira" kata ketua Kang. direktur Lee GM kemudian mengatakan kalau ayahnya, presdir Kang Il Do juga melihat laporan yang sama sekarang... mendengar itu, ketua Kang membelalakkan matanya. hal itu akan membuatnya tidak memiliki alasan untuk mereorganisasi pegawai...

direktur Lee GM berjalan keluar dari kantor ketua Kang, ia mengingat pembicaraannya dengan Dr Lee YO "kau menyebutku sebagai monster. keuntungan RS ini sangat besar. kau direktur RS ini, reorganisasi pegawai, siapa monster sebenarnya" tanya Dr Lee Yo.... direktur Lee GM melanjutkan langkahnya... ada seorang laki-laki yang duduk di kursi roda dengan didorong oleh asisten ketua Kang. ia meminta si asisten berhenti.... laki-laki itu melihat direktur Lee GM yang berjalan menjauh, ia tersenyum. dia adalah teman direktur Lee GM di masa dulu.


Jung Han Mo bersiap pergi dari RS. ia telah sembuh... di tangannya, ia memegang box sepatu baru. ia mendekati Dr Yang, dan memberikan box itu ke Dr Yang. "apa ini?" tanya Dr Yang sambil tersenyum. "dimana sopan santunmu? kalau kau menerima hadiah, setidaknya kau harus berpura-pura senang atau membukanya." sahut Jung Han Mo, Dr Yang dan perawat Jang tersenyum. kemudian Dr Yang membukanya dan melihat sepatu baru hadiah dari Jung Mo. Jung Mo berharap itu bisa membalas apa yang pernah ia lakukan di masa lampau. namun, saat Dr Yang melihat sepatu buntut dan dekil yang dipakai Jung Mo, Dr Yang hendak mengembalikan sepatu kets yang dipegangnya. "aku merasa beban terangkat dari pundakku"  canda Han Jung Mo, Dr yang juga ikut tersenyum, Dr Yang ingin mentraktir Jung Mo, namun Jung Mo berpikir sebaiknya mereka tidak membuat janji yang mungkin tidak bisa ditepati. "kupikir kita tidak akan bertemu lagi" kata Jung Mo, keduanya merasa canggung. "jaga dirimu, dokter" Han Jung Mo berpamitan. Dr Yang tersenyum. ia berpesan agar Jung Mo menjaga dirinya, untuk menghindari sinar matahari yang berlebihan serta stres... mendengar pesan Dr Yang Han Mo terdiam "hei jawablah" pinta Dr Yang. "aku bekerja di bawah sinar matahari sepanjang hari, untuk memasang AC. aku selalu bekerja lembur. jadi terimakasih untuk saranmu" kata Han Mo sambi tertawa. ia kemudian pergi diiringi senyum Dr Yang.

sinopsis beautiful mind episode 1 -14

Dr Yang berbalik, ia melihat Dr Lee YO memperhatikannya. "Dr Lee, berkat dirimu aku menjadi dokter yang baik bagi temanku, dia bahkan memberiku hadiah. terimakasih dokter Lee" Dr Yang membungkukkan badannya. "seharusnya kau berterimakasih pada perawat Jang. bukankah begitu?" Dr lee kemudian pergi. Perawat Jang berdiri ia memasang muka sinis tapi lucu. tentu saja hal itu membuat Dr Yang tertawa. perawat Jang pun tersenyum. "ia memberikanku hadiah" kata Dr Yang. perawat Jang membuka sepatu itu dan ikut bahagia untuk Dr Yang.

Dr Lee YO melihat ke ruang inkubator bayi... perawat Jang mendekatinya "pasien Kang Shin Joo memutuskan untuk menyerah terhadap bayi ini. dia tidak mampu untuk membesarkan bayinya." ungkap perawat Jang. "bayi dibutuhkan oleh semua orang. pada akhirnya, tidak diinginkan oleh siapapun" Dr Lee mengatakan pemikirannya. perawat Jang kemudian berkata seolah berbisik di telinga bayi... "bagaimanapun, aku senang kau lahir... terkadang dalam hidup, seseorang yang tidak duga mengulurkan tangannya untuk membantumu. aku melihat keajaiban itu terjadi. hal itu akan terjadi padamu. kau akan menemukan jalan hidupmu, makanya selamat datang di dunia, nak." perkataan perawat Jang membuat Dr Lee tersenyum...

malam hari, Dr Lee YO sedang berjalan dengan Jin Sung. keduanya membawa minuman... Jin Sung hendak mengatakan sesuatu, "Dr Lee YO, aku ingin memberikan jawaban" katanya. "disini? di tempat yang penuh keramaian, di tempat yang bising ini kau mau memberikan jawabanmu?" Dr Lee menegaskan. Jin Sung terdiam, Dr Lee melanjutkan langkahnya. "lalu, dimana seharusnya kita... "Jin Sung berbicara sambil mengejar Dr Lee (soundtrack romantis mode on)

keduanya kemudian berada di lapangan basket. mereka menonton beberapa orang yang bermain basket, "jadi, aku boleh memberikan jawabnku sekarang?" tanya Jin Sung, Dr Lee melihat ke arahnya "aku banyak berpikir soal dirimu dan soal aku. maksudku soal kita. aku sudah memutuskan..." tiba-tiba Dr Lee memotong "udara malam ini nyaman sekali" ia berdiri sambil meregangkan lengannya. Jin  Sung menghela napas "dokter Lee YO" panggilnya... sepertinya Dr Lee YO tidak ingin membahas hal itu. "berikan tanganmu" pinta Dr Lee. "tangan?" tanya Jin Sung. Dr Lee memegang tangan Jin Sung. "kau sangat gugup" Dr Lee membaca nadi Jin Sung "aku gugup?" tanya Jin Sung "ya, bukankah lebih baik untuk berbicara nanti saja setelah kau merasa lebih santai. berolahraga adalah cara terbaik untuk meredakannya" saran Dr Lee. keduanya kemudian bermain basket. Jin Sung berhasil memasukan bola ke keranjang dalam sekali lemparan. Jin Sung bangga akan kemampuannya. keduanya menikmati permainan tanpa rasa canggung... setelah lama bermain basket, akhirnya Jin Sung merasa lelah, ia tidak mau main lagi. "kenapa tidak? kau sangat bersemangat hari ini. ayo kita terus bermain." ajak Dr Lee Yo. namun Jin Sung merasa benar-benar lelah. akhirnya keduanya beristirahat. "karena kau lelah, pembicaraannya dilanjutkan besok" kata Dr Lee, karuan saja Jin Sung terperangah dengan perkataan Dr Lee Yo.

"tapi... tunggu, Dr Lee. aku..." belum selesai Jin Sung melanjutkan, dokter Lee memotong "apa kau tidak tahu kenapa aku menjadi seperti ini?" Jin Sung tidak mengerti maksud Dr Lee "aku tidak pernah ketakutan dalam hidupku. tidak pernah satu kali pun. tapi, sekarang ini. kau membuatku sangat ketakutan. aku takut apa yang mungkin kau katakan. dan setelah mendengar kata-katamu, aku tidak tahu bagaimana reaksiku. itu yang aku takutkan" ungkap Dr Lee sedangkan Jin Sung terdiam. "kita teruskan pembicaraan kita besok." Dr Lee memutuskan, tiba-tiba Jin Sung mendekat dan memberi dokter Lee YO c**man. Dr Lee terperanjat, ia terpaku "ini adalah jawabanku." kata Jin Sung, sedangkan Dr Lee masih shock dengan yang diterimanya barusan, Jin Sung tersenyum "kau tidak akan membiarkanku berbicara. aku tahu aku tidak siap untuk ini, tapi kalau bersamamu, aku ingin mencobanya" ungkap Jin Sung. Dr Lee masih spechless, Jin Sung akhirnya balik badan, ia merasa malu. Dr Lee masih terdiam melihat Jin Sung yang berjalan menjauh, ia memegang bibirnya. Jin sung pamit pergi. Dr Lee memegang dadanya, jantungnya berdetak kencang...

sinopsis beautiful mind episode 1 -14

"kau benar Kim Min Jae, aku sudah berubah" Dr Lee YO menemui Dr Kim Min Jae di RS. "aku ingin melakukan MRI" kata Dr Lee YO bersemangat. akhirnya Dr Lee YO setuju untuk tes MRI, saat melakukan itu, ia memegang jantungnya. selang berapa lama, Dr Kim dan Dr Lee YO melihat hasil tes MRI Dr Lee "hasilnya seperti yang aku perkirakan" kata Dr Kim, ia memperlihatkan pada Dr Lee, Dr Lee terdiam melihat hasil itu.

Dr Hyun masuk ke kantor direktur Lee GM dengan tergesa "direktur Lee, skenario terburuk telah terjadi. kita mendapat investasi asing dalam jumlah besar." perkataan Dr Hyun membuat Direktur Lee GM terkejut. ia kemudian menuju ke kantor ketua Kang. menanyakan tentang kebenaran investasi asing. "sudah lama sekali, temanku." kata laki-laki yang duduk di kursi roda sambil tersenyum, teman Direktur Lee GM. direktur Lee melihat laki-laki itu dan terkejut...

seorang pasien dibawa masuk ke RS oleh beberapa orang. kepalanya penuh dengan darah. Dr Lee melihatnya, ia kemudian mendekati pasien tersebut. "apa yang terjadi?" tanya Dr Lee "dia terjatuh dari sebuah bangunan di lokasi konstruksi. dia jatuh saat memamsang AC. tidak ada jeruji pengaman di sana. dia memasang semuanya tanpa peralatan keselamatan" jelas seseorang yang membawa pasien ke RS. perawat Jang mendekat membawa alat monitor tanda vital. ia melihat pasien dan terperanjat. "beri epidural sekarang" perintah Dr Lee, namun perawat Jang masih terbengong. "epidural" kata Dr Lee lagi... "ya" jawab perawat Jang.

Dr Yang menanyakan pasien yang baru masuk di UGD, resepsionis menunjukkan tempatnya. ia kemudian berlari ke ruang UGD, setibanya di UGD, Dr Yang melihat pasien yang memakai sepatu kets butut yang dilihatnya dipakai oleh Han Jung Mo. wajah Dr Yang langsung berubah pias. Dr Lee melakukan CPR kepada pasien. sedangkan Dr Yang melihat layar tanda vital pasien, ia kemudian melihat wajah pasien. Dr Yang menangis.... "apa yang terjadi? aku baru saja memulangkan dia. apa yang terjadi?" tanyanya pada polisi. "dia terjatuh saat memasang AC" jawab polisi. Dr Yang menangis tersedu. "dokter, selamatkan dia" pintanya pada Dr Lee yang masih melakukan CPR. namun akhirnya Han Jung Mo tidak bisa diselamatkan. "ini tidak mungkin, bagaimana bisa ia mati dengan begitu mudah, kami melakukan segala yang kami bisa, berusaha untuk menyelamatkannya" Dr Yang berteriak histeris sambil menangis. perawat Jang ikut bersedih. semua yang ada di sana menangis, Dr Lee melihat sekitarnya, ia kemudian berjalan pergi "aku tidak pernah belajar menangis" kata hatinya...
"disfungsi pada lobus frontalmu sama seperti biasanya. tidak ada yang berubah." kata Dr Kim Min Jae

siang hari, Jin Sung berjalan sambil tersenyum. ia mendekati Dr Lee YO yang sudah menunggunya di lapangan. "Dr Lee YO, apa sekarang waktunya kau memerlukan Wi-Fi?" tanya Jin Sung gembira. "tidak" jawab Dr Lee YO tegas "sinyalnya tidak pernah ada, bahkan satu kali pun. aku sudah tertipu selama ini. aku tidak ingin menipumu" jelas Dr Lee. "apa terjadi sesuatu?" tanya Jin Sung melihat perubahan Dr Lee YO. "aku tidak pernah berubah, aku masih tetap sama, dan aku akan selalu seperti ini. kau dan aku sudah selesai sekarang. transmisi sudah berakhir" Dr Lee YO mengakhiri pembicaraannya. Jin Sung berwajah pucat, Dr Lee YO berjalan pergi... apakah Jin Sung akan menyerah begitu saja? lanjut ke SInopsis Beautiful Mind Episode 12 part 1

Tuesday, 23 August 2016

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 2

pasien bernama Kang Shin Joo yang sedang hamil 29 bulan, mengalami pendarahan oak, ia harus segera melakukan operasi, namun ia tidak mau melahirkan bayinya dengan prematur, Dr Lee dan perawat jang akhirnya tau, kalau bayi yang dikandungnya adalah bukan bayinya, pasien meminjamkan rahimnya untuk mendapatkan uang demi kelangsungan hidupnya dan dua anaknya di Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 1

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 2

ketua Kang masuk ke ruang kerjanya, Dr Chae sudah menunggunya di dalam. ia bertanya pada ketua Kang, mengapa datang begitu cepat. padahal sedang ada pertemuan grup pemegang saham. Ketua Kang menjawab bahwa ia sedang gerah di antara mereka. Dr Chae menjawab kalau sebentar lagi obat regeneratif akan dipasarkan, hal itu akan mengubah sikap anggota group padanya. ketua Kang pun menjawab bahwa ia harus berhati-hati. kakaknya sedang mencari-cari kesalahannya, sehingga kakaknya bisa mengusirnya dari kepemimpinan RS dan menguasai obat regeneratif. jika kakaknya tau bahwa RS mengalami kerugian, ketua Kang benar-benar bisa terusir, akhirnya ia mengemukakan idenya untuk perampingan tenaga kerja. ia meminta Dr Chae untuk mengganti pekerja berpengalaman bergaji besar dengan tenaga kerja kontrak, memecat orang yang sedang cuti atau cuti melahirkan. "aku akan menyingkirkan gagasan penggunaan fasilitas gratis" kata Ketua Kang, 

sinopsis beautiful mind episode 1-14

perawat Jang sedang membujuk pasien, ia bercerita bahwa sudah begitu lama ia menantikan kehamilannya, dan baru bisa hamil setelah usianya hampir 40 tahun, "aku tidak ingin mendengarnya, aku tidak punya pekerjaan. aku melindungi bayi ini untuk melindungi anakku" jawab pasien dengan nada kaku. perawat Jang mengatakan bahwa jika pendarahan otaknya terus berlanjut maka anak-anaknya akan hidup di panti asuhan "jika pendarahannya tidak berhenti, bayinya masih bisa hidup kan? itu lebih baik daripada hidup di inkubator. orang tua si bayi lebih memilih...."si wanita muda mencoba mempengaruhi pasien agar tidak melahirkan bayinya sekarang. karena gerah dengan perkataan dan sikap wanita di sampingnya, perawat Jang meminta Dr Nam membawa wanita itu keluar. si wanita berontak. namun Dr Nam langsung membopong si wanita, keluar dari kamar.

sepeninggal wanita itu, perawat Jang memegang tangan pasien, ia memberi support pada pasien. "dunia ini gila, anak-anak itu lebih membutuhkan ibunya. hiduplah, sehatlah" pasien memandang sekilas perawat Jang... kemudian perawat Jang keluar kamar, ia melihat anak-anak pasien sedang mengintip di jendela kamar ibunya "rupanya kalian di sini, masuklah dan temui ibumu" kata perawat Jang. kedua anak itu berlari masuk menemui ibunya. Dr Lee YO melihat perawat Jang lalu mendekati perawat Jang, "bagaimana hasilnya? apakah ia mau dioperasi?" tanya Dr Lee YO. perawat Jang memasang wajah datar. "'jika aku memilih pasien, maka ia akan setuju untuk operasi" katanya dengan wajah tegas. "aku selalu ingin mengatakan seperti itu, kedengarannya keren" lanjut perawat Jang sambil tersenyum. ia lalu kembali bersikap formal kepada Dr Lee, dan berkata bahwa ia akan memberitahu dokter Lee YO begitu jadawal operasinya sudah ada. Dr Lee mengatakan bahwa ia membutuhkan perawat Jang dalam operasinya nanti. perawat Jang senang mendengar itu....

perawat Jang berada di tempat perawat. ia melihat Dr Nam dan perawat Lee, keduanya berwajah murung. Dr Nam melihat perawat Jang, ia kemudian pergi tanpa berkata-kata. "ada apa? apa terjadi sesuatu?" tanya perawat Jang. perawat Lee meminta perawat Jang untuk mengecek web RS, ada tugas baru... perawat Jang segera mengakses web internal RS. ia melihat namanya ada dalam pergantian tugas. ia dimutasi ke bagian depo obat. segera saja perawat Jang berdiri dan berjalan pergi. perawat Lee melihat kepergian perawat Jang.


Dr Chae, direktur Lee Gun Myung dan Dr Hyun sedang mendiskusikan mengenai obat regeneratif. perawat Jang masuk dan bertanya pada direktur Lee GM, apa kesalahannya, sehingga ia dimutasikan. ia bisa hamil setelah 7 tahun menikah, dan ia memberikan yang terbaik untuk RS, namun saat hamil, ia malah dimutasikan. Dr Chae menjawab bahwa jika perawat Jang tidak puas ia bisa mengajukan tuntutan. "kau memintaku untuk menyerahkan pengunduran diriku kan? karena aku hamil," perawat Jang menangis. direktur Lee GM mengatakan bahwa memang benar ada mutasi, tapi itu tidak bertujuan untuk menyingkirkan pekerja berpengalaman seperti perawat Jang, ia berjanji akan mempertimbangkan lagi. direktur Lee meyakinkan... perawat Jang keluar dari kantor direktur Lee sambil menangis. direktur Lee GM hendak menanyakan tentang perampingan pekerja kepada ketua Kang, namun Dr Hyun mencegah. jika RS tetap merugi, maka akan butuh invsetor asing. dan penelitian tentang obat regeneratif hasilnya akan dipengaruhi oleh uang. dan jika uang sudah menguasai penelitian, maka kemanan pasien bukan menjadi prioritas utama. Dr Hyun tidak ingin jika karena uang akhirnya mengorbankan penelitian mereka... Dr Chae menyetujui perkataan Dr Hyun, ia meminta direktur Lee mempertimbangkan apa yang lebih baik.

perawat Jang menemui Dr Lee YO, ia berkata bahwa perawat Lee akan menggantikannya dalam operasi pasien Kang Shin Joo. "perawat yang aku pilih adalah dirimu, perawat Jang" jawab Dr Lee YO. "kau tahu Dr Lee, dia lebih cekatan dan gesit daripada aku" sahut perawat Jang dengan nada lebih ceria. "kalau aku ingin seseorang dengan tangan yang lebih cepat daripada tanganmu, aku bisa menemukan lebih dari 100 orang di RS ini." perkataan Dr Lee membuat perawat Jang terdiam. Dr Lee mendekati perawat Jang. "dengar perawat Jang, jika pasien berubah pikiran selama operasi, orang yang bisa meyakinkan dirinya hanyalah dirimu" kata Dr Lee. perawat jang menjawab bahwa karena itulah ia tidak bisa membantunya sebab itu hal yang memalukan. perawat Jang bercerita bahwa ia berpikir ia akan berjuang bersama anaknya, ia pikir ia seorang ibu pekerja, sehingga ia tidak begitu memperhatikan soal keuangan, tapi saat  ia tau akan dimutasi, masalah keuangan membuatnya berpikir, ia tidak mungkin meyakinkan pasien agar tidak bingung tentang keuangan, padahal dirinya sendiri sedang memikirkan soal penghidupan dan keuangan.... "bagaimana aku bisa berani memberitahu nyonya Kang untuk kuat, dan semuanya akan baik-baik saja, dan memiliki bayi. aku tidak bisa" perawat Jang kemudian pamit pergi. Dr Lee YO berfikir....

sinopsis beautiful mind episode 1-14

perawat Jang kembali ke tempat kerjanya. beberapa pegawai membiacarakannya, mereka mengetahui tentang pemutasiannya dan merasa kasihan. perawat Jang menangapinya dengan senyum. namun wajahnya kembali murung. Dr Yang mencoba menghibur perawat Jang, ia meminta bantuan perawat Jang untuk memeriksa pasiennya yang ternyata adalah teman SMP nya. Dr Yang bercerita bahwa pasiennya dulu senang mengambil sepatu basketnya, ia tidak percaya bertemu dengan musuhnya di RS ini. "dunia ini kecil, seharusnya kau berbuat baik" jawab perawat Jang. "semuanya gila kemarin, darah keluar dari arteri temporalisnya, aku tidak tahu apa aku harus meninggalkannya atau merawatnya, tapi bagaimanapun aku seorang dokter" perawat Jang mulai terpancing untuk mendengarkan cerita Dr Yang. "kau pasti membuatnya merasa sakit saat menjahit arteri temporalisnya" sahut perawat Jang sambil tertawa. semua perawat yang mendengar pun ikut tertawa. "bagaimana kau tahu?" canda Dr Yang... "beri dia antibiotik" pinta Dr Yang. "antibiotik? unasyn?" tanya perawat Jang. "ya unasyn, pastikan terasa sakit." kata Dr Yang sambil tersenyum. ia kemudian pergi... perawat Jang berterimakasih pada Dr Yang, karena telah menghiburnya. "ah, aku ketahuan, kenapa begitu baik dan perhatian." pujinya pada diri sendiri. perawat Jang tersenyum.

perawat Jang menyuntikkan antibiotik ke pasien Han Mo dengan agak keras. Jung Han Mo mengaduh kesakitan, ia mengajak bicara Han Mo tentang Dr Yang "kami berada di kelas yang sama, tapi tidak terlalu dekat, dia pintar dan keluarganya kaya, dia juga pandai berolah raga" kata Han Mo "tapi dia brengsek, bukan?" imbuh perawat Jang. keduanya tertawa. perawat Jang pamit pergi, ternyata Dr Yang saat itu datang "aku mendengar apa yang kalian berdua katakan" kata Dr Yang. "aku melakukan apa yang perintahkan" jawab perawat Jang. "apa maksudmu antibiotik unasyn?" tanya Dr Yang. "bukan, aku membuatnya sesakit mungkin" sahut perawat Jang diiringi tawa Dr Yang dan perawat Jang, Han Mo menggerutu. "hasil tesmu keluar, kau menderita kekurangan gizi. biar aku periksa" Dr Yang kembali bersikap sebagai dokter. ia memeriksa mulut Jung han Mo, ada sariawan di mulutnya. "ah kau benar-benar kekurangan gizi." seru Dr yang, ia meminta Han Mo beristirahat selama seminggu "aku akan dipecat" jawab Han Mo, ia bercerita tentang pekerjaannya, dan jika ia tidak masuk kerja ia tidak akan bisa membayar uang kost, artinya ia akan diusir. dia membandingkan nasibnya dengan nasib enak Dr Yang. Dr Yang pun bercerita bahwa kerja di RS tidak seenak yang dibayangkan. Han Mo kemudian membahas tentang sepatu yang ia curi "apa kau tahu kenapa aku mencuri sepatumu? karena aku ingin tahu anak sepertimu marah, tapi, kau datang ke sekolah dengan sepasang sepatu baru. yang lebih bagus lagi" kata Han Mo. "hei, kau bisa diam tidak? di sini ada arteri" saat itu Dr Yang membuka perban kepala Han Mo dan memeriksa jahitannya. "aku marah karena aku berpikir tentang insiden itu. tanganku terus gemetar, kalau aku gemetar aku bisa merusak arterimu. apa kau masih ingin aku marah?" kata Dr Yang. "maafkan aku, saat itu masih anak-anak" Han Mo merasa bersalah. "hidup ini tidak adil, aku ingat kau tapi kau tidak mengingatku" kata Han Mo. Dr Yang memberi alasan bahwa itu karena Han Mo berubah total, wajahnya juga terbakar... tiba-tiba Han Mo meringkuk kesakitan, Dr Yang melihat leher Han Mo memerah. ia berteriak memanggil perawat.

Dr Yang berjalan tergesa, ia mencari perawat Jang. "kenapa kau mencari perawat Jang?" tanya perawat Lee. "dia memberi pasienku antibiotik dan dia mengalami Syok anafilaksis. dimana perawat Jang?" kata Dr Yang. saat itu perawat Jang mendekat. "kenapa dia mengalami Syok anafilaksis? aku memberinya unsyn seperti yang kau katakan" jawab perawat Jang dengan gemetar. "apa kau sudah melakukan tes alergi kulit? penting untuk melakukannya sebelum memberikan unasyn." kata Dr Yang. "tentu saja aku melakukannya, aku mendatangi pasien lebih lama dari yang kau lakukan. aku tidak akan pernah membuat kesalahan seperti itu" jawab perawat Jang dengan suara gemetar menahan katakutan dan marah. "mungkin kau melakukan kesalahan" sahut Dr Yang, perawat Lee dan Dr Nam memperhatikan kedua orang di depan mereka. 

sinopsis beautiful mind episode 1-14

kejadian itu pastinya menjadi bahan perbincangan di antara pegawai RS, semua yakin bahwa perawat Jang tidak akan melakukan kesalahan seperti itu, karena itu akan mempercepat pemindahannya ke depo obat. semua merasa kasihan dengan perawat Jang. akankah perawat Jang diPHK dari RS karena kesalahannya? benarkah itu karena kesalahannya? lanjut ke Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 3

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 1

perhatian dokter Lee Young Oh kepada Yo Soeb membuatnya bertanya-tanya. akhirnya ia meminta jawaban ke jin Sung. menurut Jin Sung, akhirnya Dr Lee mulai bisa merasakan cinta untuk pasiennya. "tidak.... kamu" jawab Dr Lee YO di sinopsis beautiful mind episode 10 Part 4

Sinopsis Beautiful Mind Episode 11 Part 1


beautiful mind episode 1-14

semua siswa di kelas Lee Young Oh remaja sedang bersedih, saat itu seorang guru perempuan sedang mengucapkan salam perpisahan. sang guru mendekati seorang siswi "Eun Ha, jangan tidur di kelas ya" pesan sang guru kepada siswi yang didekatinya. tangisn Eun Ha langsung pecah, ia memeluk gurunya. Lee Young Oh melihat itu "apakah 'jangan tidur' itu kata yang menyedihkan? emosi gadis remaja berubah-ubah, sebanyak yang mereka bisa lakukan. sulit untuk diprediksi" kata hati Lee YO, ia juga melihat temannya laki-laki menangis. Lee YO remaja teringat perkataan ayahnya yang saat itu berpesan kalau ia harus ikut menangis saat yang lain menangis, ia ikut tertawa saat yang lain tertawa. ia mencoba menggambarkan bagian-bagian otak "area yang bisa merasakan kesedihan adalah sistem limbik, lobus parietal, lobus frontal, hipotalamus dan cerebro-pontine. pipi terangkat, bibir mengarah kebawah, alis berkerut. tanda kesedihan pada tubuh." Lee Young Oh kemudian mencoba memperagakan emosi kesedihan dan menangis. "ayolah..." katanya pada diri sendiri, namun ia tetap tidak bisa menangis. tiba-tiba ada tangan yang menyentuh pipinya "kau sangat dewasa bisa menahan air matamu" kata bu guru sambil tersenyum memegang pipi ee YO.... Lee YO melihat gurunya "terimakasih sudah berusaha menahannya. kau jadi membuatku berani untuk mengucapkan seamat tinggal" lanjut bu guru kemudian memeluk Lee Young Oh.

"air mata... zat protein yang 0,9% lebih padat daripada keringat, semakin kuat sinya tubuh mengekspresikan kesedihan. aku tahu semua soal air mata. tapi aku tidak pernah belajar bagaimana cara untuk menangis.".....Lee Young Oh

"mungkin ini mustahil, tapi untuk pertama kalinya, aku ingin mengusahakannya" kata Dr Lee YO. mendengar itu, terbersit dalam pikiran Jin SUng tentang cinta, bahwa Dr Lee YO sudah mulai bisa mencintai pasiennya. "tidak,,, tapi kau!" perkataan Dr Lee membuat mulut Jin Sung ternganga. ia kebingungan harus berkata apa, "apa, apa yang kau maksudkan?" tanya Jin Sung. "seperti yang kau katakan. aku mulai merasakan cinta. aku rasa aku mulai mencintaimu..." Jin Sung mendengarkan dengan keterkejutan dan kebingungan. "aku tidak biasa dengan perasaan ini. sekarang giliranmu, katakan sesuatu" pinta Dr Lee YO. "apa,, apa yang kau ingin aku katakan?" Jin Sung menjawab dengan tergeragap... Dr Lee YO meminta Jin Sung menjelaskan perasaannya. namun, sebagai wanita, Jin Sung merasa malu, ia pun dengan jawaban klise berkata bahwa ia tidak tahu. mendengar kalimat "tidak tahu" dari mulut Jin Sung, membuat Dr Lee semakin kebingungan. "kau tidak tahu... kau tidak tahu..." Dr Lee YO mengambil bola dari tangan Jin Sung dan membuangnya... "kau tidak tahu... aku tidak tahu... aku tidak tahu karena aku memang memiliki kelainan. bagaimana kau bisa tidak tahu? kau adalah Wi-Fi ku, seharusnya kau bisa menjelaskannya padaku. tapi kau bilang kau tidak tahu. lalu kemana aku harus mencari jawabannya? dan dari siapa? katakan padaku?" Dr Lee YO berbicara sambil memutari Jin Sung, sedangkan Jin Sung meringis tersenyum mendengar penyataan Dr Lee.... Jin Sung hendak menjawab, ia sudah tenang, tidak salting dan grogi lagi. namun, Dr Lee YO malah meminta waktu, Dr Lee menelpon bagian UGD dan bertanya apa ada operasi darurat yang membutuhkan dirinya. ia pun pamit pada Jin Sung. Jin Sung yang saat itu hendak memberikan jawaban, sepertinya Dr Lee punya perasaan takut mendengarkan apa jawaban Jin Sung. ia meminta Jin Sung memikirkan apa jawabannya. "tunggu" Jin Sung mencegah kepergian Dr Lee. "kau bilang kau tidak tahu, mengapa kau tiba-tiba saja mempunyai jawaban? jangan menjawab apa adanya, pikirkan dengan otakmu sebelum kau menjawab, ya? renungkan terlebih dahulu, masih banyak waktu" pesan Dr Lee kemudian pergi. Jin Sung tersenyum melihat tingkah Dr Lee.


Dr Lee Yo disambut dengan laporan tentang pasien oleh Dr Yang, pasien bernama Kang Shin Joo yang berusia 32 tahun, mengidap migrain dan lumpuh sebagian tubuhnya, sudah dilakukan Ct Scan terhadap otaknya, kemungkinan ia mengidap sindrom Moyamoya, padahal saat itu ia dalam kondisi sedang hamil 29 bulan. keduanya menuju kamar Kang Shin Joo....

"dokter, tekanan darahnya terus menurun" lapor perawat Jang saat melihat Dr Lee datang. ia menunggui Kang Shin Joo. Dr Lee YO dengan cekatan memeriksa pasien. "pendarahan di otaknya semakin parah. jika kita masih menunggu, bahkan pengobatan dengan steroit mungkin tidak memadai" Dr Lee YO mendiagnosis. pasien tiba-tiba memegang tangan Dr Lee dan bertanya "bagaimana jika obatnya tidak berfungsi?" Dr Lee YO menjawab bahwa ia harus segera dioperasi. "tidak, aku tidak mau dianestesi" pasien dengan tegas menolak. ia tidak mau dioperasi. "aku tidak mau mencelakakan bayiku" sahut pasien, perawat Jang terdiam melihat keadaan yang membingungkan itu. tangan pasien yang memegang Dr Lee tiba-tiba terlepas terkulai lemah. "kau lihat itu? itu bukti kalau pendarahannya semakin parah" kata Dr Lee.

beautiful mind episode 1-14

Dr Yang terkejut melihat bagian bawah pasien. ia menunjukkan itu pada Dr Lee. banyak cairan keluar, Dr Lee mendekat. ia membuka selimut dan berkata bahwa itu adalah diabetes insipidus dimana seluruh cairan dalam tubuhnya dibuang sebagai urin, karena enzim yang terbentuk dalam plasenta. "itu akan membahayakan janin" sahut perawat Jang. Dr Lee segera meminta pada Dr Yang untuk menyiapkan operasi darurat setelah obstetri selesai. "tidak, kau ingin aku melahirkan bayiku sekarang? usianya baru 29 minggu. itu gila!" pasien meronta tidak mau, ia pun berniat pergi dari RS. namun tubuhnya yang lemah membuatnya terjatuh kembali ke tempat tidur. perawat Jang menenangkan pasien.... namun pasien tetap menangis dan menolak melahirkan bayinya dalam keadaan prematur.

saat itu, ada seorang wanita muda dan dua anak laki-laki yang masih kecil datang, si wanita menanyakan keadaan pasien Kang Shin Joo.. Dr Lee bertanya apakah ia wali pasien, sebab pasien harus secepatnya mendapatkan operasi darurat. wanita itu bertanya maksud Dr Lee. akhirnya Dr Lee menjelaskan bahwa pasien akan menjalani operasi darurat setelah mendapatkan induksi untuk persalinannya. pasien berteriak tidak mau, sedangkan si wanita yang baru saja tiba terkejut mendengar itu "operasi? bagaimana dengan bayinya? dia masih berumur 29 minggu" kata wanita itu. Dr Lee YO menjelaskan bahwa jika pasien tidak segera mendapatkan operasi maka pendarahan otaknya semakin parah dan bisa menyebabkan kematian pada pasien. "aku tahu dia sangat menyayangi anak-anaknya, tapi aku lihat dia sudah memiliki dua orang anak" kata Dr Lee, namun pasien tetap berteriak tidak mau... "bayi ini,,,, bukan bayiku. dia bukan bayiku" pasien menjelaskan alasannya... yang membuat Dr Lee YO dan perawat Jang saling berpandangan...

Dr Yang sedang berada di dalam lift bersama seorang pria dengan kedua pipi memerah. Dr Yang sedang menerima telpon. ia sudah memberitahu bagian obstetri untuk pasien Kang Shin Joo. saat telponnya sudah ditutup, Dr Yang merasa kecapaian, akhirnya ia terduduk lemas. "berdiri dengan tegak. berdiri" teriak laki-laki berpipi merah. Dr Yang terkejut mendengar suara dari pria yang tidak dikenalnya. "kau ini, benar-benar seorang dokter ya... dulu kau sering membolos saat kecil, sekarang menjadi dokter. semua ini berkat orang tuamu." kata laki-laki berpipi merah. Dr Yang tidak mengenalinya, laki-laki itu adalah teman semasa SMP Dr Yang, "ini aku Han Mo, Jung Han Mo katanya, akhirnya Dr Yang mengenalinya. keduanya pun saling bertanya kabar, kemudian saling bercanda "kau dulu sering mengambil sepatu basketku setiap kali aku mendapat sepatu baru. apa kau mau mati?" kata Dr Yang sambil bercanda. "kau harus berterimakasih karena aku mengambil sepatu basketmu, sehingga kau tidak bermain baskt dan menjadi dokter. aku sangat bangga padamu" kata Jung Han Mo sambil mengerjapkan matanya beberapa kali. Dr Yang bercanda bahwa ia masih memiliki loncatang dan tendangan yang bagus, namun JHan Mo tiba-tiba pingsan, ia tidak sadarkan diri. Dr Yang mengira Han Mo sedang bercanda "jangan berlebihan" kata Dr Yang, namun Han Mo merintih kesakitan, dan dari kepalanya merembes keluar darah segar... Dr Yang panik...
detik berikutnya, Han Mo sudah berada di atas kasur RS dan didorong oleh Dr Yang dan beberapa dokter lain sambil memegangi kepala Han Mo yang masih merembeskan keluar darah segar. 

beautiful mind episode 1-14

"ibu pengganti? maksudmu " tanya perawat Jang.... "nyonya, apa kau tentang ini?" tanya Dr Lee pada wanita muda. ternyata wanita itu yang memperkenalkan pasien ke orang tua yang meminjam rahimnya.. si wanita meminta pasien untuk tabah dan sabar, menunggu seminggu lagi.  "aku akan menahan semampuku, tolong bantu aku untuk bicara dengan orangtuanya." kata pasien diikuti angukan si wanita muda. kemudian pasien berkata kepada Dr Lee duduk permasalahannya. "nyonya, saat ini bukan waktunya memikirkan bayi berusia 29 bulan atau 30 bulan. dan membiarkan khayalanmu mengendalikan pikiranmu. otakmu sudah mengalami pendarahan. tidak ada seorangpun yang tahu apa yang akan terjadi" Dr Lee memberitahukan kemungkinan terburuk. "jika aku melahirkan bayinya, aku dan anak-anakku akan mati" teriak pasien. selama ini pasien dan anak-anaknya mendapat imbalan yang besar dari orang tua si bayi. namun Dr Lee tidak bisa melihat sisi kemanusiaan dari kasus pasien, ia dengan tegas meminta keputusan pasien. hungga perawat Jang menegur Dr Lee Yo.

Dr Lee YO dan perawat Jang berbicara di luar ruangan, "kau meminta keputusannya atau berusaha menakut-nakutinya? kau memaksa dan menginginkan jawaban dan keputusannya. seharusnya kau mengerti situasi nyonya itu terlebih dahulu. seharusnya kau juga memberinya waktu. jelas sekali. seperti inilah kau memperlakukan kekasihmu, bukan?" kata perawat Jang. Dr Lee menjelaskan bahwa ia memberinya banyak waktu, jantung bayinya akan berjuang untu dua hari kedepan. Dr Lee meminta pada perawat Jang untuk meyakinkan pasien. Dr Lee kemudian meninggalkan perawat Jang yang melongo mendapat tugas untuk meyakinkan pasien.

Dr Lee YO sedang resah di ruangannya. ia memegang ponselnya kemudian meletakkannya. memegangnya lagi, namun kemudian meletakkannya kembali. akhirnya ia memutuskan untuk menelpon Wi-Fi nya...

Jin Sung sedang duduk termenung, sambil memandangi ponselnya. ia terlonjak kaget saat ponselnya berdering dan tulisan Wi-Fi muncul di ponselnya. ia kebingungan hendak mengangkat atau tidak,.. hebohnya, saat itu sang adik lewat, dan melihat kakaknya memandangi ponsel yang berdering. "Wi-Fi? kenapa?" si adik merenggut ponsel itu. ia ingin bermain game, namun karena Wi-Fi, ia tidak bisa bermain game. Jin Sung merebut ponselnya, namun karena adiknya memegang dengan tangan terangkat tinggi, Jin Sung tidak bisa mencapainya, akhirnya Jin Sung memukul adiknya hingga si adik terjatuh dan berhasil mengambil kembali ponselnya. "bukan seperti itu. aku bilang bukan! jika kau menggangguku lagi, aku akan menggunting Wi-Fi mu. mengerti?" ancam Jin Sung kepada adiknya.

beautiful mind episode 1-14

sementara itu, di seberang telpon, Dr Lee mendengarkan perkataan Jin Sung. ternyata kepencet tombol menerima. dan Jin Sung belum sadar kalau perkataannya barusan didengar oleh Dr Lee. beberapa detik kemudian, Jin Sung melihat layar ponselnya dan tahu bahwa telpon itu sudah tersambung "apa itu jawabanmu?" tanya Dr Lee, ia kemudian melanjutkan bahwa ia tidak akan menerima jawaban dari Jin Sung sekarang. Jin Sung sudah berhenti bergulat dengan adiknya, ia masuk ke kamar dan menutup pintunya. "tunggu sebentar, apa sekarang ini kau marah?" tanya Jin Sung. "ya, aku marah. semua ini kesalahanmu. melihat pasien mengambil keputusan yang bodoh membuatku terganggu dan frustasi. aku belum pernah merasakan ini sebelumnya. dan aku mengatakan hal yang bodoh. ketika aku memikirkanmu, aku mengatakan hal yang bodoh. sejak kau melompat ke laut.... " Dr Lee mengatakan dengan penuh emosi, ia kemudian melunak "tapi yang lebih mengejutkan, aku tidak benci dengan sisi pribadiku ini" lanjut Dr Lee dengan suara lebih pelan... Jin Sung mendengarkan di seberang telpon. (orang pertama yang kau hubungi untuk berbagi sesuatu, itulah orang yang kau cintai... hehe)

Dr Lee YO keluar dari ruangannya. ia melihat Dr Kim Min Jae sedang berjalan ke arahnya. Dr Kim Min Jae menanyakan tentang pasien Kang Shin Joo. namun, Dr Lee tidak menggubris dan melangkah pergi "Dr Lee YO, mungkin kau membenciku, tapi ini bukan tentang dirimu" perkataan Dr Kim Min Jae membuat Dr Lee YO berkata bahwa ia akan mengoperasi pasien jika pasien menyetujuinya, perawat Jang yang akan meyakinkan pasien. Dr Kim Min Jae terkejut mendengar hal itu, tidak biasanya Dr Lee YO bersikap seperti itu. "siapa yang menyuruhmu melakukan itu? kau sudah berubah Dr Lee YO" kata Dr Kim Min Jae "apa maksudmu? tanya Dr Lee YO. Dr Kim menyarankan untuk melakukan MRI dan PET untuk otak Dr Lee YO. Dr Lee YO mnedekati Dr Kim Min Jae "apa kau masih berusaha menjadi dokterku, Kim Min Jae?" tanya Dr Lee YO. Dr Kim tersenyum, ia mempersilahkan Dr Lee YO datang kepadanya jika ia membutuhkan., kemudian Dr Kim Min Jae berlalu pergi meninggalkan Dr Lee YO yang berdiri dengan agak shock... maukah Dr Lee YO melakukan MRI otaknya?? apa hasilnya?? lanjut ke sinopsis Beautiful mind episode 11 Part 2

Recommended Movie - ABSURB ACCIDENT (提着心吊着胆)

Judul Film              : Absurb Accident Sutradara                : Li Yu He Pemeran                 : Chen Xi Xu, Ye Gao, Suxi Ren, Cao Ru...