Thursday, 29 September 2016

Sinopsis Woman With a Suitcase Episode 1 Part 1

Sinopsis Woman With A Suitcase Episode 1 Part 1


Cerita dimulai dari Cha Geum Joo yang sedang menyeret sebuah koper menuju ke penjara, ia bekerja di Firma Hukum Yale dan koper besarnya itu berisi semua dokumen kerjanya. sesaat Geum Joo memeriksa file kasus pembunuhan yang dilakukan oleh Na Gil Tae. ia kemudian memutuskan kalau Gil Tae bersalah. seorang penjaga memanggilnya untuk masuk ke ruang.. ia kemudian melangkah...


Geum Joo ternyata menemui seorang pria di dalam penjara. pria itu memuji kecantikan Geum Joo. "tidak heran gajimu mahal, katanya kau yang terbaik" kata pria tersebut. Geum Joo menjawab bahwa ia mahal bukan karena kecantikannya tapi karena dia memang cakap. pria itu adalah Na Gil Tae. Gil Tae bergembira karena ia berpikir ia akan bebas dari tuduhan yang didakwakan kepadanya dengan bantuan atau pembelaan Geum Joo. namun Geum Joo berkata kalau Gil Tae tidak akan bebas. karena semua bukti menunjukkan bahwa Gil Tae bersalah. Geum Joo meminta agar Gil Tae mengakui kalau ia yang membunuh istrinya...


"dasar gila, kau kira aku akan mau mengakui?" jawab Gil Tae sambil tersenyum. Geum Joo menjawab kalau Gil Tae mengakui, hukumannya hanya 7 tahun, kalau tidak mengakui hukumannya 20 tahun. Geum Joo berjanji bahwa ia akan menemani Gil Tae di dalam ruang sidang jika Gil Tae mau bekerjasama. karena kesal, Gil Tae meludahi Geum Joo, namun tentu saja, sebuah kaca menghalangi mereka, jadi ludahan Gil Tae tidak mengenai Geum Joo....

"apa kau seorang hakim? kenapa kau memutuskan kalau aku bersalah padahal kau adalah pengacaraku, yang seharusnya membelaku." Gil Tae marah dan mengumpat. Geum Joo menjawab bahwa itu adalah pekerjaannya. ia harus tahu apakah klien yang ia bela seseorang yang bersalah atau tidak. kasus yang membuang-buang waktu atau tidak. Gil Tae semakin marah, ia meludah karena amarahnya, Geum Joo berkata bahwa ia hanya memiliki waktu 6 menit dan 30 detik lagi untuk mendengarkan...



di tempat lain, seorang wanita sedang menemui seorang pria di kantornya, sang pria bertanya, kenapa wanita harus repot-repot datang sendiri menemuinya, wanita itu memberikan sebuah ponsel. sang pria melihat foto yang ada di ponsel tersebut, foto yang menunjukkan kedekatan antara Mi Na Sun dan Joon Su. sang pria meminta pada wanita tersebut untuk meminta uang pada manajer untuk foto tersebut. namun si wanita tidak mau, ia ingin imbalan yang sepadan, karena ia sulit mendapatkan foto tersebut....

pria itu adalah Ham Bok Gu, ia seorang CEO K-Facts, sebuah perusahaan media paparazi yang saat ini tengah tersangkut masalah hukum atas tuduhan penghinaan terhadap seorang blogger yang K-Fact tuduh punya affair dengan seorang aktor. Tapi Bok Gu sama sekali tidak takut sedikitpun dengan kasus hukum yang menjeratnya. Bok Gu memiliki 4 anak buah.



Episode Wanita Pembawa Tas Ratu Monako

Di sebuah penjara, seorang remaja bernama Oh Gyeong Hwan berumur 17 tahun meringkuk ketakutan, dia didakwa atas tuduhan penyerangan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis tunawisma.

6 bulan yang lalu....


Oh Gyeong Hwan adalah anak gelandangan yang tinggal sekamar bersama beberapa remaja gelandangan lainnya. malam itu dia sedang santai baca komik di atas tempat tidurnya, namun saat dia melihat teman perempuannya, Mi Na Sun, sedang duduk sendirian membaca pesan pagebook (semacam facebook) di ponselnya.

"aku akan menemuimu lagi di sana" Mi Na Sun membaca pesan itu.... ekspresinya terlihat ketakutan. tiba-tiba Gyeong Hwan sudah duduk di sampingnya. Gyeong Hwan berpikir kalau Mi Na Sun bekerja untuk memuaskan hasrat pria, karena ia melihat ponsel Mi Na yang baru. namun Mi Na menjawab bahwa ia tidak bekerja seperti itu. kemudian Gyeong Hwan mengatakan kalau jumper yang dipakai Mi Na adalah miliknya, namun ia tidak mempermasalahkannya dan mengikhlaskannya untuk Mi Na. tentu saja Mi Na Sun berterimakasih. ia kemudian berdiri, meninggalkan ruangan itu. Gyeong HWan melihat ponsel Mi Na Sun yang tertinggal. ia mengambil ponsel itu dan mengecek pesan masuknya....





 
Mi Na Sun tiba di sebuah tempat, ia tampak menunggu dengan cemas, tapi tepat saat dia baru sadar kalau ponselnya ketinggalan, orang yang menjemputnya datang. Seorang wanita berpakaian modis dan bermobil mewah...  pintu mobil terbuka dan Mi Na Sun masuk ke dalam mobil tersebut. mobil dengan plat nomer 03HEO 6558... kemudian mobil tersebut pergi.





selang berapa lama, seorang satpam menemukan tubuh Min Na dibuang diantara semak. Dia masih hidup tapi dalam keadaan koma. Semua anak yang tinggal sekamar bersamanya langsung diinterogasi polisi. Sementara semua anak ribut, Gyeong Hwan sendiri cuma diam dan tampak sangat gelisah. Dan sikap anehnya itu diperhatikan oleh seorang polisi.



Saat mereka kembali ke kamar mereka, semua anak menggerutu kesal karena mereka bahkan tidak terlalu mengenal Min Na. mereka tiidak tahu berapa umur Min Na Sun, tapi mereka tahu kalau Gyeong Hwan cukup dekat dengan Min Na, mereka juga tahu kalau Gyeong Hwan yang mengambil ponselnya Min Na yang katanya menghilang itu. Gyeong Hwan terdiam gelisah tepat saat polisi menerobos masuk untuk menangkap Gyeong Hwan.... Endflashback

Di sebuah gedung, tempat berbagai macam firma hukum berkantor, tiga pengacara wanita tengah menunggu lift sambil membicarakan kasus K-Facts yang saat ini ditangani oleh Pengacara Goo. pengacara Goo sangat yakin kalau dia pasti akan bisa memenangkan kasus ini. Tapi dua pengacara lainnya lebih tertarik dengan Bok Gu yang tampan dan seksi daripada kasusnya.



saat pintu lift terbuka, semua orang masuk, dan pintu lift pun menutup, seketika Geum Joo muncul dan mengganjal pintu lift dengan kopernya agar tidak menutup. Pengacara Goo dengan kesal berusaha mendorong keluar koper Geum Joo, namun Geum Joo bersikeras ikut masuk ke dalam lift dan mendorong-dorong semua orang agar dia dan koper kesayangannya bisa muat di lift itu.

"hai, Joo Joo, wow, kau juga bawa banyak barang hari ini. kau pasti sangat lelah. kau bahkan tidak semuda dulu, kau pasti lelah keluar masuk ruang jaksa dan persidangan untuk membuat salinan beberapa kali hari ini. kau pasti bekerja keras" sindir pengacara Goo pada Geum Joo. ia memegang koper Geum Joo, semua orang yang berada di dalam lift tertawa mendengar perkataan pengacara Goo. Joo Joo adalah panggilan untuk koper yang dibawa oleh Geum Joo kemana-kemana. Geum Joo membenarkan bahwa ia memang bekerja keras, sehingga ia bisa membeli sebuah tas baru...


"katakan Hi! ini temannya Joo Joo, Celly" pamer Geum Joo memperkenalkan tas barunya pada semuanya.pengacara Goo mencibir ternyata Joo Joo tidak cukup sehingga sekarang ada Celly, kemudian Geum Joo memperlihatkan tas barunya itu ke hadapan beberapa wanita di dalam lift. ia mengklaim kalau tas itu adalah tas yang digunakan Ratu Monako untuk menutupi perutnya saat sang ratu sedang hamil, dan tas barunya itu baru diimpor dari Paris beberapa hari yang lalu. Pengacara Goo langsung terdiam dan berusaha menyembunyikan tasnya dengan malu, merasa kalah saingan branded....

Geum Joo pun akhirnya sampai di lantai firma hukumnya berkantor, ia pamit pada semua yang ada di dalam lift dengan senyum mengembang. sesaat sebelum pintu lift menutup, ia mendengar mereka semua membicarakannya dengan keras. Mereka yakin kalau Geum Joo akan dipecat kalau ia terus main-main seperti itu, lagipula dia kan bukan pengacara.

raut muka Geum Joo terlihat sedih mendengar pembicaraan mereka, tapi dia cepat-cepat membuat wajahnya ceria lagi dan tersenyum, ia menabahkan dirinya sebelum melangkah masuk kedalam kantor firma hukumnya. sementara di dalam lift, seorang pengacara mengatkan pada pengacara Goo kalau Geum Joo memang melakukan semuanya dengan baik, namun pengacara Goo yang tampaknya sangat membenci Geum Joo, bersumpah akan mengalahkannya di persidangan hari ini.


Di tempat lain, Park Hye Joo sedang bertemu Lee Dong Soo, direktur Firma Hukum Ohsung.
"aku terkejut mendengar bahwa kau akan menemuiku. ini sebuah kehormatan" ujar Park Hye Joo
"aku dengar kakakmu adalah 'Golden Tree' terkenal" tanya Lee Dong Soo. pertanyaan Lee Dong Soo pada Hye Joo membuatnya tidak nyaman, ia bertanya bagaimana bisa nama keluarganya berbeda dengan nama kakaknya Cha Geum Joo (Park Hye Joo adalah adik tiri Cha Geum Joo). Hye Joo berkata bahwa orang tua mereka menikah... Lee Dong Soo kemudian membicarakan mengenai rumor yang ia dengar dari koleganya...
"rupanya, kau terkenal sebagai wanita dalam skandal Training Institute" perkataan Dong Soo membuat Hye Joo terkejut. Dong Soo kemudian berkata kalau lain kali sebaiknya ia beserta kakaknya kalau menemuinya, kemungkinan itu menjadi sebuah koneksi yang bagus... Hye Joo hanya mengangguk. Hye Joo adalah pengacara di kantor firma hukumnya Geum Joo, tapi tampaknya dia berencana pindah ke Firma Hukum Ohsung... namun karena Hye Joo sudah terkenal terlibat dalam skandal, Lee Dong Soo tidak berani mempertimbangkannya, kecuali dengan kakaknya yang terkenal kredibilitasnya.


Hye Joo berjalan di firma hukumnya, firma hukum Yale, ia melihat kakaknya berjalan sambil membawa setumpuk berkas. Hye Joo membantunya membawa sebagian. kemudian Geum Joo memberikan selembar catatan pada Hye Joo, itu akan membantunya melawan pengacara Goo Ji Hyun di pengadilan nanti. Hye Joo berterimakasih. Geum Joo melihat pakaian yang dipakai Hye Joo hari itu, ia meminta agar Hye Joo berganti pakaian, sebab hakim yang akan hadir nanti terkenal sebagai hakim yang menyukai wanita cantik. Hye Joo kemudian minder karena ia memiliki skandal, Geum Joo tidak mempermasahkan hal itu. "jika kau melakukannya lagi, kau akan kalah" pesan Geum Joo dengan ceria, ia tidak ingin Hye Joo memikirkan hal itu lagi. karena ia harus menghadapi persidangan sebentar lagi.

Ham Bok Gu tiba di gedung persidangan, beberapa wartawan mewawancarainya, meminta pendapatnya apakah hakim akan memenangkannya. namun Bok Gu hanya tersenyum mendengar pertanyaan para wartawan...


Hye Joo dan Geum Joo pun sudah sampai di pengadilan, keduanya berpapasan dengan Pengacara Goo dan Bok Gu. terlihat kalau mereka yakin sekali bisa memenangkan persidangan ini. Hye Joo cemas melihat kedatangan Bok Gu, Geum Joo meyakinkan Hye Joo agar tidak khawatir, dia bersumpah akan membuat Bok Gu menyesal karena sudah datang ke pengadilan.


hakim membuka pengadilan, kasus antara penggugat Do Yeu Jung dan terdakwa korporasi K-Fact. atas kasus pelanggaran media berita dari undang-undang informasi, juga kasus pencemaran nama baik. saat Hye Joo maju bertanya pada saksi pertama, hakim melotot melihat baju seksi yang dikenakan oleh Hye Joo. Geum Joo tersenyum melihat hal itu, benarlah perkiraannya.

saksi pertama adalah penulis artikel yang menulis skandal affair antara Do Yeo Jung dan aktor Choi Min Woo. Si penulis artikel mengklaim kalau dia menulis skandal itu setelah membaca komentar di blognya Hong Soo Jin dan blogger lainnya.



saksi kedua yang dihadirkan adalah Hong Soo Jin, blogger yang memposting artikel skandal antara Do Yeo Jung dan Choi Min Woo, Hong Soo Jin adalah teman Yeo Jung. ia tampak gugup ketika pengacara Goo bertanya dari sumber mana ia menulis berita itu, melihat nervousnya Soo Jin membuat Pengacara Goo bisa menyudutkannya dengan mudah.


"sebuah persahabatan itu penting, tapi untuk mengatakan anda tidak mendengar apa yang dengar karena persahabatanmu, itu berarti kau bersumpah palsu. di bawah UU sumpah palsu kode 152, anda dapat menerima 5 tahun hukuman penjara. apakah anda tahu ini?" ujar pengacara Goo tegas, tentu saja Hye Joo mengajukan keberatan karena pengacara Ham Bok Gu memojokkan saksi dengan tidak adil. namun keberatan yang diajukan oleh Hye Jo tidak diterima oleh hakim. pengacara Goo tersenyum, ia kembali menyudutkan Soo Jin yang tidak mau menjelaskan mengenai postingan yang ia tulis menegenai Affair temannya.

Geum Joo akhirnya memiliki ide, ia melihat dua kamera CCTV yang terpasang di ruang pengadilan. ia kemudian meminta bantuan teman paralegalnya, tuan Hwang, untuk menutupi tubuhnya dari kamera CCTV. Hampir sepanjang persidangan, Bok Gu duduk di belakangnya Geum Joo dan tampak sangat santai membaca buku seolah dia sangat amat yakin kalau dia akan memenangkan kasus ini.


ketika Bok Gu mengalihkan bukunya, ia melihat punggung Geum Joo, restleting baju Geum Joo terbuka, ia hendak memberitahu Geum Joo namun urung dilakukannnya, sementara Geum Joo memejamkan matanya berharap sesuatu. Bok Gu melihat buku lagi, namun akhirnya ia memutuskan untuk memberitahu Geum Joo mengenai bajunya. Bok Gu memegang bahu Geum Joo seketika Geum Joo langsung menangkap tangan Bok Gu secepat kilat dan menuduhnya melakukan pelecehan seksual. Persidangan itu menjadi kacau gara-gara ulah Geum Joo hingga akhirnya Hakim memutuskan untuk menunda persidangan selama 10 menit. Pengacara Goo cuma bisa memberengut kesal setengah mati dengan ulah Geum Joo itu. trik Geum Joo yang membuka restleting bajunya untuk mencegah pengacara Goo menyudutkan Soo Jin lebih lama. sedangkan Hye Joo tersenyum lega....


Geum Joo berjalan sendirian, tiba-tiba ada yang menyeretnya. ternyata ia adalah Bok Gu. Geum Joo disudutkan di tembok... Geum Joo terlihat ketakutan..
"apa yang kau lakukan?" Geum Joo gemetar mencoba melepaskan diri, namun Bok Gu malah semakin mendekatkan tubuh dan wajahnya ke wajah Geum Joo, refleks Geum Joo memejamkan matanya dan menjauhkan wajahnya.

"setidaknya harus sebanyak ini untuk menyebutnya pelecehan seksual, aku sangat marah bahwa aku dituduh melakukan itu tanpa melakukan apa-apa." ujar Bok Gu menakut-nakuti Geum Joo... Geum Joo membuka matanya, dan mendorong tubuh Bok Gu menjauh.

"aku merasa tidak enak karena aku tidak dilecehkan. aku senang ini terjadi." jawab Geum Joo... perkataan Geum Joo pastinya membuat Bok Gu bingung... Geum Joo menunjukkan kamera CCTV yang terpasang di ruang persidangan.. kejadian tersebut sangat menguntungkan Geum Joo, karena Bok Gu menyudutkannya tepat di hadapan kamera CCTV. Karena itulah dia langsung menawarkan kesepakatan pada Bok Gu, menyuruh Bok Gu untuk menghentikan pemeriksaan terhadap saksi jika Bok Gu tidak mau dituduh melakukan pelecehan seksual.



"lakukan apapun yang ingin kau lakukan, aku tidak berniat akan kalah dalam persidangan ini" Bok Gu menjawab keinginan Geum Joo. Bok Gu melangkah pergi. namun Geum Joo menghentikan langkah Bok Gu dengan berkata kalau K-Fact yang menang maka akan banyak berita yang muncul, seperti K-Fact menghacurkan persahabatan 10 tahun hanya untuk memenangkan kasus, citra K-Fact akan memburuk. dan Do Yeo Jong mengalami depresi. Bok Gu terdiam, namun ia akhirnya mengatakan kalau itu semua bukan keslahan K-Fact.

"jadi bila Do Yeo melakukan bunuh diri atau semacamnya, kau tidak bersalah? Ham Bok Gu, kau kejam sekali." tuduh Geum Joo. Bok Gu berusaha menyangkal tanggung jawab K-Fact dalam masalah itu, tapi Geum Joo ternyata merekam ucapannya barusan yang bisa saja dia gunakan sebagai bukti untuk melawannya dalam kelanjutan persidangan ini... siapa yang menang dalam persidangan tersebut nantinya??? lanjut ke Woman With A Suitcase Episode 1 Part 2

Wednesday, 28 September 2016

Sinopsis On The Way to The Airport Episode 1 Part 2

Choi Soo Ah adalah seorang pramugari, ia istri dari seorang pilot tampan, kapten Park, keduanya memiliki kehidupan masing-masing yang jarang bisa bertemu dalam satu waktu. akibatnya, Hyo Eun. putri mereka harus tersisih dari kehidupan kedua orang tuanya. ayahnya memutuskan untuk menyekolahkan Hyo Eun ke Malaysia, sekolah yang bagus dan aman, sebab di sana menerapkan pembelajaran bahasa inggris dan bahasa mandarin. bahasa yang bagi ayahnya sangat penting untuk dikuasai. perpindahan sekolah ke luar negeri membuat Soo Ah bersedih, namun hal itu pula yang mempertemukannya dengan Suh Do Woo, ayah dari Annie, teman sekamar Hyo Eun di sinopsis OTW to The Airport eps 1 part 1

Sinopsis On The Way to The Airport Episode 1 Part 2

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1

"benarkah?  kau pasti jenius. bagaimana bisa mendapat nilai A pada pelajaran matematika. padahal kau disana baru dua bulan?" Soo Ah berkomunikasi dengan anaknya melalui video call sambil menyiapkan baju pramugarinya. Dia bangga pada putrinya. "aku juga bangga pada diriku sendiri" sahut Hyo Eun dengan mengelus rambutnya sendiri. Marie, pengasuh sekaligus pemilik rumah yang ditempati Hyo Eun dan Annie tersenyum melihat tingkah Hyo Eun..  saat itu Hyo Eun berada di dapur... sementara Annie juga selesai bervideo call dengan ayahnya di kamar.

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1

tak berapa lama Annie memanggil Hyo Eun untuk berangkat ke sekolah bersama-sama, Hyo Eun kemudian masuk ke dalam kamar dan meletakkannya laptopnya, yang dipakainya bervideo call dengan ibunya di atas meja. ibunya berkata bahwa ia akan berkunjung, namun Hyo Eun malah berkata bahwa ibunya lebih sering mengunjunginya dibanding ayahnya,dan dia menyebut mereka pasangan yang aneh, Soo Ah menjelaskan bahwa ada banyak jenis pasangan yang berbeda, Hyo Eun ternyata telah pergi menyusul Annie, meninggalkan laptopnya yang masih menyala.

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1
Soo Ah memanggil Hyo Eun, namun tak ada jawaban. ia kemudian melihat laptopnya yang sudah tak ada Hyo Eun di depannya. saat itu ia mendengar suara laki-laki. suara ayahnya Annie. Suh Do Woo sedang merekam air hujan yang turun di Korea. ia berkata bahwa sangat susah merekam hujan dengan ponselnya. 

"kau perlu ini untuk apa? apakah ini untuk sejarah seni? Annie?" suara Do Woo terdengar oleh Soo Ah. Do Woo sendiri menyadari kalau Annie tidak terdengar suaranya. sehingga dia memanggil Annie. Soo Ah tersenyum mendemgar Do Woo memanggil Annie. 

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1

"baik puterimu dan puteriku pergi setelah mengatakan apa yang ingin mereka katakan" jawab Soo Ah, laptop Annie dan Hyo Eun saling berhadapan, jadi keduanya bisa saling terhubung... Do Woo tidak menjawab perkataan Soo Ah, ia meneruskan merekam hujan untuk Annie. . melihat itu Soo Ah  memandang ke jendela rumahnya. hujan juga mengguyur rumahnya.... Soo Ah mempersiapkan makanan untuk suaminya... kemudian ia berangkat menuju bandara...

tak selang berapa lama, suami SOo Ah, kapten Park pulang. masuk ke rumah. setelah berganti pakaian, ia mengambil makanan yang disiapkan oleh Soo Ah. Park sepertinya kecewa. "apa ini makanan buatan rumah atau makanan di pesawat?"  Park bertanya-tanya. 


Soo Ah akhirnya mengunjungi Hyo Eun, keduanya mengunjungi pameran budaya Korea yang diselenggarakan oleh nenek dan paman Annie di Malaysia. Hyo Eun merengut pada ibunya, seharusnya ibunya tidak datang, sebab ia harus bersama Annie. Annie akan mengunjungi Korea, dan ia tidak mau Annie meninggalkannya. "ayo kita pergi, kalau Annie pergi, itu semua salah ibu" ucap Hyo Eun. ibunya tersenyum, ia kemudian menelpon Marie. menanyakan apa Annie pergi ke Korea. saat mendengar jawaban tidak dari ibunya, Hyo Eun tertawa girang. Soo Ah memperhatikan salah satu benda seni yang dipamerkan...

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1



sementara di rumah milik ibu Annie, 
nenek Annie dan ibu Annie (Hye Won) sedang berbincang, ibu Annie berkata kalau sepertinya Annie tidak bisa hadir dalam ulang tahun nenek Annie, namun nenek Annie menjawab kalau Annie akan datang, sebab baru saja Annie berbicara dengannya dan sekarang Annie edang menuju bandara untuk berangkat ke Korea. ibu Annie terkejut.  nenek meminta agar Hye Won menelpon Annie untuk memastikan kedatangannya. neneknya berpesan untuk Annie agar berhati-hati dalam perjalanan. muka Hye Won terlihat tidak suka. 


Annie sedang berjalan sendirian di bandara. ponselnya berdering. saat ia melihat kalau ibunya yang menelpon, Annie mengabaikannya. namun ibunya berkali-kali menelponnya, dengan terpaksa Annie mengangkatnya. "jangan datang, sesuai janjimu. kau pikir kenapa ayahmu mengirimmu ke ibu?" kata Hye Won, Annie bersedih mendengar ucapan ibunya Hye Won juga mengatakan hal-hal lain. membuat Annie menitikkan air mata. ia melihat mutiara bermotif milik neneknya yang ayahnya berikan padanya. Anniae menggenggamnya erat, ia kemudian berlari sambil berurai air mata. 


Soo Ah berjalan memasuki bandara, sementara Annie berari keluar bandara. tak sengaja Annie menyenggol lengan Soo Ah. Annie menjatuhkan mutiara bermotif yang Annie bawa. oo Ah melihat mutiara itu yang terjatuh, ia melihat kepergian Annie yang berlari kencang. mutiara itu terpental oleh sebuah koper dan menggelinding ke kakinya. .. Soo Ah mengambil mutiara itu dan memandang Annie yang sudah hilang dari pandangannya.. sementara Annie menangis dan berlari keluar dari pintu bandara. ia menyenggol seorang pramugari... dan pramugari itu menjadi saksi Annie tertabrak mobil..



suara decitan mobil di rem dan teriakan membuat Soo Ah menoleh. Annie tertabrak mobil dengan keras. sebab ia berlari tak melihat lalu lintas. 



Suh Do Woo sedang menjelaskan di depan beberapa orang, ponselnya berbunyi, mengabarkan keadaan Annie. ia kemudian berlari... sementara Hye Won sedang menemui beberapa kliennya, ia memberikan brosur pameran terbaru yang akan dilakukan, Suh Do Woo  mengirimkan pesan kalau Annie kecelakaan. namun Hye Won tidak bersedih sama sekali dengan berita tersebut, ia malah tersenyum meminta kliennya untuk hadir di pamerannya. 


sementara di dalam pesawat, seorang penumpang sedang mengerjai seorang pramugari, ia meminta pramugari tesebut mengembail tasnya di penyimpanan tas bagian atas. sebenarnya penumpang itu melihat lekuk tubuh si pramugari. saat penumpang selesai mengambil barangnya, ia meminta pramugari untuk meletakkan lagi tasnya. pramugari tersebut terlihat tidak kuat, SOo Ah membantunya. Soo Ah kemudian mengajaknya ke ruang belakang pesawat. pramugari tersebut bernama Eun Joo. Eun Joo masih Syok setelah melihat Annie yang tertabrak saat berlari kencang di depan matanya. ia memukul dadanya karena merasa cemas. Soo Ah menenangkan Eun Joo, Soo Ah menyurunhya mengambil nafas dalam-dalam, dan berkata ia melakukan hal itu juga saat ia khawatir. Eun Joo bertanya, apa Soo AH juga pernah khawatir. Soo Ah berkata ia juga khawatir karena pekerjaan mereka yang mempertaruhkan hidup mereka.  Soo Ah kemudian tersenyum manis menenangkan Eun Joo. Soo Ah mengajak Eun Joo bercanda, akhirnya Eun Joo tidak terlihat cemas dan syok lagi.


Soo Ah baru saja mendarat di Korea, Hyo Eun langsung menelpon dan bercerita mengenai dua orang polisi yang datang ke rumah mereka dan mengungkapkan kekahawatirannya telah terjadi sesuatu pada Annie, karena Annie belum juga tiba di rumah. ia menduga Annie pergi ke Seoul. Soo Ah meminta agar Hyo Eun tidak panik. ia meminta putrinya untuk menutup telponnya. 

Soo Ah menelpon Mi Jin, ia meminta nomer telpon ibunya Annie, namun Mi Jin berkata bahwa ia tidak memiliki nomer ibunya, ia memiliki nomer telpon ayah Annie, Seo Do Woo... Soo Ah meminta nomer Seo Do Woo.... tiba-tiba saja Soo Ah bertanya-tanya, apa seorang penumpang anak kecil yang terbang sendirian batal naik pesawat bernama Seo Eun Woo adalah Annie, karena memiliki nama marga yang sama dengan Seo Do Woo. kekhawatirannya diperparah setelah mengingat bagaimana ngerinya Eun Joo yang mengungkapkan dugaanya bahwa penumpang yang batal naik adalah gadis kecil yang tertabrak di depan matanya. dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa yang tertabrak bukanlah ANnie, namun untuk memastikan, akhirnya Soo Ah memutuskan untuk berangkat ke Kuala Lumpur detik itu juga.


Soo Ah yang awalnya ingin pulang, berbelok kembali menuju loket untuk memesan tiket pesawat ke Kuala Lumpur. di saat bersamaan, Seo Do Woo juga memesan tiket ke Kuala Lumpur di liket sebelahnya.. tak lama kemudian, seseorang menelpon Do Woo, karena tak percaya dengan berita yang ia dengar dari seberang, ia bertanya untuk mengetahui kebenarannya. "apa, dia meninggal?" ucap Do Woo, Soo Ah melihat ke arah Do Woo saat mendengar hal itu. penjaga loket tiket berkata kalau hanya tinggal satu tiket, "apa kau akan mengambilnya?" tanya penjaga loket pada Soo Ah. saat Soo Ah mengambil paspornya di dalam tas, ia melihat lagi mutiara sintetis milik Annie, akhirnya Soo Ah membataalkan kursi pesanannya dan memberikannya kepada Do Woo. Seo Do Woo menoleh pada Soo Ah saat mendengar akan memberikan penerbangannya pada Do Woo.

Soo Ah masih berusaha menghubungi Seo Do Woo, namun Do Woo tidak juga mengangkatnya... akhirnya Soo Ah memutuskan akan  ikut penerbangan ke kuala lumpur pada jam penerbangan selanjutnya... 


sinopsis On The Way to The Airport Episode 1

Do Woo sudah tiba di Malaysia, dan dia hanya diam membisu di dalam kamar putrinya. Ia berbaring di tempat tidur Annie untuk kembali mengenangnya, tapi matanya berkaca-kaca setelah melihat  di atas langit-langit kamar putrinya tertempel fotonya disana.

Suara Annie terngiang-ngiang di kepalanya: “Kau tak tahu apa-apa Ayah. Bagus untuk merindukan sesuatu. Saya hanya perlu menunggu. Saya akan menunggu dan menunggu. Kita akan bertemu kembali. Saya sangat berharap.” Seo Do Woo menangis mengenang hal itu.


sementara Soo Ah berada di rumah, ia masih berusaha menghubungi Do Woo dan Marie, keduanya tidak menjawab telponnya. ia kemudian masuk dalam kamar, teringat kalau sudah waktunya Hyo Eun pulang sekolah. ia ingin bervideo call dengan putrinya. namun saat menghadap laptop, Soo Ah mendengar suara laki-laki yang menangis, itu adalah suara Do Woo. namun Soo Ah tidak bisa melihat gambar di laptopnya, ternyata baterai laptopnya habis. Soo Ah memutuskan untuk menemui Hyo Eun.


Soo Ah sampai di tempat tinggal Hyo Eun di Malaysia, saat itu Hyo Eun belum pulang sekolah, Marie yang menemui Soo Ah. saat Soo Ah bertanya mengenai Annie apakah kembali ke Seoul apa bukan, Marie tidak menjawab, kemudian Soo Ah bertanya apa ada laki-laki beberapa jam lalu di sana, sebab ia mendengar suara pria menangis lewat laptopnya saat terhubung dengan video call Hyo Eun. namun Marie tidak menjawab dengan jelas. ia berkata bahwa tidak mungkin ada orang kesana hanya untuk menangis. akhirnya Soo Ah berkesimpulan bahwa Annie ke Seoul, "aku seharusnya tidak merasa khawatir" gumam Soo Ah.

Soo Ah tak sengaja melihat foto Seo Do Woo di langit-langit tempat tidur Annie.. Soo Ah kemudian mengambil foto itu, dan mencoba menghubungi lagi Do Woo. dan Soo Ah senang Do Woo akhirnya mengangkat. Soo Ah berkata kalau ia sekarang ada di kamar Annie, dan melihat sebuah foto di atap kamar Annie, ia bertanya apakah itu Seo Do Woo? Soo Ah juga menanyakan keberadaan Annie. sementara Seo Do Woo menanyakan bagaimana keadaan Hyo Eun. kemudian Do Woo berkata kalau ia akan mengirim sms pada Soo Ah. Soo Ah kemudian menutup telponnya, ia terdiam...

sinopsis On The Way to The Airport Episode 1

Hyo Eun datang dan berteriak senang mengetahui kedatangan ibunya. Soo Ah menyembunyikan foto Do Woo ke dalam saku bajunya. ia bercerita kalau baru saja dirinya berbicara dengan ayahnya Annie. "apakah Annie ada di Seoul?" tanya Hyo Eun. beberapa detik kemudian ada pesan masuk ke ponsel Soo Ah, saat Soo Ah membuka dan membacanya, muka Soo Ah berubah pucat, ia meminta Hyo Eun untuk mengemasi barang-barangnya. Hyo Eun terkejut....

Soo Ah dan Hyo Eun keluar dari kamar dengan membawa koper barang-barang Hyo Eun. kala itu Marie datang sambil membawa camilan di tangannya.
"bagaimana bisa kau melakukan itu? apa kau takut kehilangan pelanggan? bagaimana bisa kau bilang begitu?" berondong Soo Ah pada Marie.
"pelanggan? aku tidak pernah menganggap anak-anak sebagai pelanggan, mereka seperti anak-anakku" jawab Marie.


Soo Ah menanyakan pada Marie bagaimana bisa fakta kematian Annie disembunyikan, mendengar hal itu dari ibunya, Hyo Eun syok dan berteriak memanggil nama Annie, ia menangis histeris. Hyo Eun merangkul Marie, "inilah yang aku takutkan, aku tahu Hyo Eun akan seperti ini, aku senang mendengarnya. kau seharusnya bersamanya, biarkan dia tetap berada di sisimu meski kau harus memarahinya. jangan hanya menelpon untuk memeriksa nilai-nilainya" pesan Marie pada Soo Ah....

Soo Ah memesan tiket penerbangan untuk Hyo Eun, ia kemudian memeriksa kembali pesan yang dikirimkan oleh Do Woo
"kalau Hyo Eun merasa cemas, bawalah kembali. Annie sudah tidak bersama kita lagi" pesan yang dikirimkan oleh Do Woo.

Do Woo menangis histeris di jembatan yang pernah ia datangi bersama Annie,... ia kemudian berada di sebuah gereja, abu Annie ada di sampingnya. ia diam bersedih... lalu istrinya, Hye Won menelpon. ia berpesan agar Annie dikubur di Malaysia saja, tidak usah dibawa ke Korea. Do Woo terkejut dengan keputusan yang diambil Hye Won...


Do Woo memutuskan untuk kembali ke Korea tanpa membawa guci abu Annie. saat ia memasuki pesawat, Soo Ah yang saat itu menjadi pramugari, menyapanya sebagai penumpang. Do Woo mengenali kalau Soo Ah yang membatalkan kursi penerbangan ke Kuala Lumpur dan memberikan padanya. Soo Ah tersenyum menyapa penumpang lain. ketika pesawat sudah lepas landas. Soo Ah menggendok anak kecil yang rewel, Do Woo melihat Soo Ah sampai berkeringat menenangkan anak kecil tersebut...


Soo Ah pergi ke ruang belakang pesawat untuk beristirahat, ia terlihat menyeka keringatnya. Soo Ah merasa gerah. tiba-tiba Do Woo berdiri di belakangnya, Soo Ah menoleh "ada yang bisa aku bantu?" tanya Soo Ah. Do Woo memberikan sebuah tali, "aku rasa kau bisa menggunakan ini" ucap Do Woo. Soo Ah menerima tali itu. kemudian Do Woo berkata kalau ia mengenali Soo Ah, "kau memberikan tiketmu untukku" Soo Ah terkejut, ia hendak menjawab namun teman sesama pramugarinya tiba-tiba datang. kemudian Do Woo pamit undur diri, sementara Soo Ah berpesan pada temannya untuk menyiapkan kereta minuman.

Soo Ah masuk ke ruangan kemudi pilot untuk memberikan minuman. ia kemudian izin pada pilot untuk duduk disana sebentar, di ruang belakang terasa sempit. ia suka melihat pemandangan langit dari ruang kemudi. co-pilot berkata kalau Soo Ah tepat waktu berada di sana, karena akan ada gerhana matahari. "apa yang akan terjadi?" tanya Soo Ah


"kau akan merasa seperti melompat ke lingkaran api" jawab co-pilot. Soo Ah penasaran akan apa yang terjadi saat gerhana matahari. "kau merasa seperti akan terbakar, tapi jangan khawatir. itu tidak akan terjadi." lanjut co-pilot. Soo Ah tersenyum.. dan Soo Ah melihat warna langit menjadi merah... ia memejamkan mata takut terbakar. kemudian seolah seperti flashback, semua kejadian menghampirinya, kejadian yang membuatnya sadar kalau ayah Annie, Seo Do Woo adalah pria yang sama dengan pria yang diberinya kursi penerbangan ke Kuala Lumpur yang ia batalkan.



Soo Ah berjalan di antara kursi penumpang, ia mencari tempat dudu Do Woo, saat ia menemukan Seo Do Woo duduk di barisan terdepan, pada saat itu, penumpang sebelah Do Woo berdiri untuk pergi ke toilet. So Ah kemudian duduk di bagian pramugari menghadap tepat di depan Do Woo. saat itu ada informasi kalau mereka akan mendarat di bandara Incheon 15 meni lagi, para penumpang diminta untuk mengencangkan sabuk pengaman. Do Woo membuka mata, bangun dari tidurnya...


"apa kau Seo Do Woo?" tanya Soo Ah, Do Woo mengangguk
"apa kau ayahnya Annie?" tanya Soo Ah lagi. Do Woo terkejut. "bagaimana kau tahu?" Do Woo bertanya balik. "halo, Aku ibunya Hyo Eun" jawab Soo Ah, perkataan Soo Ah membuat Do Woo semakin terkejut. keduanya saling memandang... lanjut ke sinopsis OTW to The Airport Eps 2 Part 1

Recommended Movie - ABSURB ACCIDENT (提着心吊着胆)

Judul Film              : Absurb Accident Sutradara                : Li Yu He Pemeran                 : Chen Xi Xu, Ye Gao, Suxi Ren, Cao Ru...